Resmi! Indonesia Teken Kontrak Awal 48 Jet Tempur KAAN dari Turki, Skema Pembelian Pakai Pinjaman Luar Negeri

Pesawat tempur KAAN yang diproduksi Turkish Aerospace Industries (TAI). (Foto: Turkish Aerospace Industries/TAI)
Editor: Yogi Ardhi


GEBRAK.ID; JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI memastikan telah menandatangani kontrak awal pengadaan pesawat tempur generasi kelima KAAN produksi Turkish Aerospace Industries. Skema pembelian dilakukan melalui mekanisme pinjaman luar negeri (PLN) bersama Kementerian Keuangan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan adanya kontrak awal tersebut.

“Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri bersama Kementerian Keuangan,” kata Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Pernyataan itu sekaligus menepis spekulasi liar terkait isu pembelian jet tempur KAAN oleh Indonesia. Namun, Kemenhan belum merinci jumlah unit maupun nilai kontrak yang disepakati.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Indonesia berencana mengakuisisi 48 unit pesawat tempur KAAN dengan estimasi nilai kontrak mencapai 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp251 triliun. Informasi tersebut menyebut penandatanganan dilakukan dalam ajang pameran pertahanan IDEF 2025 di Istanbul, Turki.

Meski demikian, pihak Kemenhan menegaskan proses pengadaan akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional TNI serta kesiapan anggaran negara. “Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI,” ujar Rico.

KAAN merupakan proyek jet tempur generasi kelima yang dikembangkan Turki untuk menggantikan armada F-16 buatan Amerika Serikat. Pesawat ini dirancang memiliki kemampuan stealth, avionik canggih, serta interoperabilitas tinggi untuk peperangan modern. Prototipe perdananya telah diperkenalkan ke publik dan menjalani uji coba awal.

Penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) memang menjadi bagian dari program modernisasi pertahanan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah kontrak strategis juga telah diteken dengan berbagai negara untuk memperkuat postur pertahanan udara nasional.

Jika terealisasi, maka pembelian KAAN akan menjadi salah satu investasi terbesar Indonesia di sektor pertahanan udara dalam dekade ini. Namun, transparansi pembiayaan dan perencanaan jangka panjang tetap menjadi perhatian publik.

Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi detail nilai kontrak maupun jadwal pengiriman unit pertama yang kabarnya diproyeksikan mulai 2032.

(Sumber: Antara/Instagram)

Posting Komentar untuk "Resmi! Indonesia Teken Kontrak Awal 48 Jet Tempur KAAN dari Turki, Skema Pembelian Pakai Pinjaman Luar Negeri"