Editor: Devona R
Mobil listrik GAC saat sedang meluncur di jalan raya. (Foto: Xinhua)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan geliat positif. Salah satu pemain asal China, GAC, mencatatkan pencapaian manis dalam kurun waktu kurang dari dua tahun beroperasi di Tanah Air.
Hingga pertengahan Juni 2026, lebih dari 10.000 konsumen telah memilih mobil listrik GAC sebagai kendaraan sehari-hari mereka. Capaian ini menjadi bukti nyata penerimaan publik yang terus menguat terhadap produk-produk dari pabrikan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.
GAC resmi masuk ke pasar Indonesia pada 2024 melalui kerja sama strategis dengan Indomobil untuk mengembangkan jaringan penjualan dan purnajual.
Jaringan Dealer Terus Digenjot
Untuk memenuhi kebutuhan layanan yang semakin meningkat, GAC Indonesia berkomitmen memperluas jaringan dealer. Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan 53 jaringan dealer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, melayani dua submerek sekaligus, yaitu Aion dan Hyptec.
Chief Executive Officer (CEO) GAC Indonesia, Andry Ciu, menegaskan bahwa ekspansi agresif ini bukan hanya strategi bisnis semata, tetapi juga bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kepercayaan konsumen.
"Pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus memperkuat jaringan dealer agar standar layanan yang kami janjikan dapat dirasakan secara konsisten oleh pelanggan di seluruh Indonesia," ujar Andry Ciu dalam keterangan resminya, Minggu (28/6/2026).
Andry Ciu menambahkan, pihaknya menargetkan akan terus menambah jaringan distribusi baru di berbagai kota hingga akhir tahun 2026 mendatang. Salah satu langkah terbaru adalah peresmian dealer GAC AION KS Tubun di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dealer ini mengusung fasilitas 3S (Sales, Service, Spare Parts) dan menjadi titik strategis yang menjangkau wilayah Jakarta Pusat, Barat, dan Selatan .
AION UT Jadi Lokomotif Penjualan
Meskipun kontribusi GAC terhadap total penjualan mobil nasional masih tergolong kecil, sekitar 0,9 persen dengan raihan wholesales 3.399 unit pada Januari-Mei 2026, tingkat pertumbuhan tahunannya mencapai 84,2 persen. Angka ini menjadikan GAC sebagai salah satu merek dengan pertumbuhan paling tinggi di Indonesia.
Popularitas GAC di Indonesia tidak lepas dari kehadiran AION UT. Model terbaru yang dirilis di Indonesia ini menjadi pendorong utama penjualan dengan kontribusi sekitar 40 persen.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), AION UT bahkan berhasil mendominasi segmen medium hatchback EV selama dua bulan berturut-turut pada Maret dan April 2026, dengan penjualan yang tumbuh lebih dari 20 persen sejak awal tahun.
"Kami melihat konsumen semakin mempertimbangkan efisiensi, teknologi, kenyamanan, dan kemudahan penggunaan dalam memilih kendaraan listrik," jelas Andry Ciu menanggapi tren positif tersebut.
Keberhasilan GAC di pasar Indonesia sejalan dengan kinerja global perusahaan yang juga mencatat pertumbuhan positif, dengan penjualan kumulatif mencapai 628.200 unit pada Januari-Mei 2026.
(Sumber: GAC)