Stiker Panini Piala Dunia 2026 Diserbu Kolektor, Langka di Pasaran hingga Ada yang Ditaksir Rp3,6 Miliar

 

Demam stiker Panini Piala Dunia 2026 membuat stok langka. Sejumlah edisi spesial bahkan ditaksir bernilai hingga Rp3,6 miliar. (Foto: ist) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID, JAKARTA--Demam berburu album dan stiker resmi Panini kembali melanda penggemar sepak bola di berbagai negara seiring bergulirnya Piala Dunia 2026. Tingginya minat kolektor membuat persediaan di banyak toko cepat habis, bahkan sejumlah pemesanan ulang diperkirakan baru tiba setelah turnamen selesai.

Fenomena ini menjadi salah satu tradisi yang selalu hadir setiap penyelenggaraan Piala Dunia. Bukan hanya anak-anak, para kolektor dewasa juga berlomba melengkapi album resmi yang kali ini menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah.

Adam Martin, salah satu pemilik Dave & Adam's Card World yang memiliki toko di New York dan Eropa, mengaku terkejut dengan tingginya permintaan masyarakat terhadap stiker Panini.

Ia menceritakan pernah membawa beberapa kotak album dan stiker Panini ke ajang Formula 1 pada Mei 2026. Awalnya, koleksi tersebut hanya ingin dibagikan kepada teman-temannya yang memiliki anak. Namun, ratusan orang justru langsung menghampiri dan menanyakan cara mendapatkan stiker tersebut.

Menurut Martin, stiker Panini telah berkembang menjadi barang koleksi ikonik yang diminati lintas generasi dan tidak hanya oleh penggemar sepak bola. 

Album resmi Panini Piala Dunia 2026 memuat sekitar 980 stiker, meningkat signifikan dibanding edisi sebelumnya. Penambahan tersebut mengikuti format baru Piala Dunia yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara peserta.

Setiap bungkus berisi tujuh stiker yang dibagikan secara acak. Kondisi tersebut membuat kolektor harus membeli banyak paket untuk menyelesaikan seluruh isi album.

Stok menipis di berbagai negara

Lonjakan permintaan membuat banyak toko kehabisan stok hanya dalam waktu singkat. Sejumlah pengecer bahkan harus melakukan pemesanan ulang beberapa kali karena pasokan tidak mampu mengimbangi tingginya minat pembeli.

Sebagian distribusi baru diperkirakan tiba setelah Piala Dunia berakhir, sehingga banyak kolektor memilih berburu di komunitas pertukaran stiker maupun pasar koleksi daring. 

Ada stiker langka bernilai miliaran rupiah

Selain stiker reguler, Panini juga merilis seri langka atau extra stickers dengan variasi warna seperti ungu, perunggu, perak, emas hingga edisi hitam "1-of-1" yang hanya dicetak satu buah.

Salah satu yang paling diburu adalah stiker Lionel Messi edisi paling langka. Di pasar koleksi internasional, kartu tersebut diperkirakan dapat bernilai hingga sekitar 200.000 dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp3,6 miliar, tergantung kondisi dan permintaan kolektor. 

Di Argentina, euforia berburu stiker Messi juga memicu kenaikan harga. Beberapa stiker emas Messi bahkan sudah ditawarkan jutaan rupiah di pasar kolektor, sementara komunitas pecinta Panini rutin menggelar kegiatan tukar-menukar stiker setiap akhir pekan. 

Tradisi yang bertahan lebih dari 50 tahun

Album stiker Panini telah menjadi bagian dari budaya Piala Dunia sejak 1970. Selama lebih dari lima dekade, jutaan penggemar di seluruh dunia menjadikan aktivitas membuka bungkus stiker, bertukar koleksi ganda, hingga berburu edisi langka sebagai tradisi yang selalu menyertai pesta sepak bola empat tahunan.

Edisi Piala Dunia 2026 juga disebut memiliki nilai historis karena menjadi salah satu album terbesar yang pernah diterbitkan Panini, seiring bertambahnya jumlah peserta turnamen menjadi 48 tim. 

(berbagai sumber)