GEBRAK.ID -- Pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto (DY) meminta para pemainnya tampil lepas saat menghadapi Aston Villa dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) pukul 19.30 WIB. Menurutnya, duel melawan klub papan atas Inggris tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para pemain untuk mengukur kualitas sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Menghadapi Aston Villa yang berstatus juara Liga Europa dan peserta Liga Champions musim 2026/2027, Kurniawan menegaskan anak asuhnya tidak perlu terbebani hasil pertandingan.
"Saya berharap mereka tidak ada tekanan, karena itu kesempatan melawan tim besar dan kesempatan mereka untuk membuktikan, bahkan mengukur kualitas individu mereka sampai di level mana," ujar Kurniawan dalam konferensi pers pralaga di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Legenda Timnas Indonesia itu berharap seluruh pemain menikmati pertandingan dan mampu memberikan perlawanan terbaik meski menghadapi salah satu tim kuat Eropa. "Jadi benar-benar saya ingin para pemain menikmati permainan, enjoy the game, dan mudah-mudahan bisa memberikan perlawanan," katanya.
Skuad Indonesia All Stars dihuni perpaduan pemain muda potensial dan sejumlah bintang yang berkiprah di kompetisi sepak bola Indonesia. Di posisi penjaga gawang terdapat Kurniawan Kartika Arjie, sementara lini belakang diperkuat Marsel Usemahu, Muhammad Idris, Hasyim Kipuw, Oliver Leeming, Brandon Scheunemann, dan Yusaku Yamadera.
Di sektor tengah, Kurniawan mengandalkan Ezra Walian, Ze Valente, Jordy Wehrmann, Sho Yamamoto, serta Febrianto Uopmabin. Sedangkan lini depan diisi M. Khanafi, Arkhan Kaka, Terens Puhiri, Reno Salampessy, Jeam Kelly Sroyer, Ramai Rumakiek, dan Hokky Caraka.
Kurniawan juga menunjuk Ezra Walian sebagai kapten tim dengan Hasyim Kipuw sebagai wakil kapten. Menurutnya, Ezra merupakan sosok yang memiliki pengalaman bermain di level tinggi dan layak menjadi pemimpin di lapangan.
"Ezra pemain yang besar di Eropa, yang sudah terbiasa merasakan pertandingan dengan tekanan tinggi dan menghadapi tim-tim besar. Ditambah pengalamannya di tim nasional, saya tahu bagaimana dia menjadi leader di luar maupun di dalam lapangan," jelas Kurniawan.
Sementara itu, Ezra Walian mengaku antusias menjalani pertandingan spesial tersebut. Pemain Persik Kediri itu menyebut laga melawan Aston Villa menjadi momen yang sudah lama dinantikannya, apalagi untuk pertama kalinya ia berkesempatan bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
"Itu pertandingan spesial dan saya fokus untuk menikmati pertandingan di GBK. Saya sudah enam tahun di Indonesia, tetapi belum pernah bermain di GBK. Jadi buat saya ini pertandingan yang sangat spesial," kata Ezra.
Meski Aston Villa datang dengan mayoritas pemain utama, termasuk sejumlah nama seperti John McGinn, Tyrone Mings, Pau Torres, Emiliano Buendia, hingga rekrutan anyar Alejandro Garnacho, Ezra meminta rekan-rekannya tetap percaya diri.
"Kami harus berani saat bermain melawan tim seperti itu. Harus percaya diri," tegas pemain berusia 28 tahun tersebut.
Ezra juga memastikan kondisinya kini sudah pulih setelah sempat dibekap cedera pada akhir musim lalu. Ia optimistis bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Indonesia All Stars.
"Sekarang saya sehat dan senang sekali bisa bermain lagi. Untuk besok saya siap bermain sekitar 45 menit, bekerja keras, dan menikmati pertandingan. Sudah lama saya tidak bermain, jadi saya sangat senang bisa kembali ke lapangan," pungkas Ezra.
(Berbagai Sumber)
