PBSI Rombak Pelatih Ganda Campuran, Eng Hian Ungkap Alasan di Balik Keputusan Besar Ini

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan perombakan di sektor ganda campuran dengan mengakhiri kerja sama bersama Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky dan Asisten Pelatih Amon Sunaryo. (Foto ilustrasi: Pixabay)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan perombakan di sektor ganda campuran dengan mengakhiri kerja sama bersama Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky dan Asisten Pelatih Amon Sunaryo. Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan daya saing bulu tangkis Indonesia menuju berbagai turnamen internasional.

Keputusan tersebut diumumkan PBSI pada Kamis (30/7/2026). Sambil menunggu penunjukan pelatih kepala yang baru, program latihan sektor ganda campuran akan dijalankan melalui penggabungan atlet utama dan pratama di Pelatnas Cipayung.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan pergantian pelatih bukan didasarkan pada hasil pertandingan dalam waktu singkat. Menurutnya, keputusan itu merupakan hasil evaluasi komprehensif terhadap proses pembinaan atlet.

"Pergantian pelatih bukan semata-mata melihat hasil pertandingan dalam jangka pendek. Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses pembinaan, mulai dari perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, hingga kesiapan sektor ini menghadapi target-target besar ke depan," ujar Eng Hian dalam keterangan resmi.

Eng Hian menjelaskan, PBSI juga mengacu pada target serta indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Kami juga mengacu pada target dan KPI yang telah ditetapkan. Dari hasil evaluasi tersebut, kami menilai perlu adanya penyegaran di jajaran kepelatihan agar sektor ganda campuran memperoleh perspektif baru, terus berkembang, dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal," lanjutnya.

Evaluasi tersebut dilakukan di tengah upaya PBSI membangun kekuatan baru di nomor ganda campuran yang selama beberapa musim terakhir masih berupaya kembali bersaing secara konsisten di level elite dunia.

Meski melakukan pergantian pelatih, PBSI tetap memberikan apresiasi kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas dedikasi yang telah mereka berikan selama menangani atlet-atlet nasional.

"Kontribusi mereka menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet nasional. Kami mendoakan yang terbaik dan semoga sukses dalam perjalanan karier mereka selanjutnya," kata Eng Hian.

Saat ini, PBSI masih melakukan proses seleksi untuk menentukan sosok yang akan mengisi posisi Kepala Pelatih Ganda Campuran. Organisasi tersebut memastikan proses penunjukan dilakukan secara cermat agar menghasilkan figur yang tepat.

"Namun, proses penunjukannya masih berjalan dan harus melalui tahapan internal yang sedang kami selesaikan. Kami ingin memastikan seluruh proses tersebut berjalan dengan baik sebelum diumumkan secara resmi kepada publik," ujar Eng Hian.

PBSI menargetkan nama pelatih baru sektor ganda campuran dapat diumumkan kepada publik pada Agustus 2026. Kehadiran pelatih anyar diharapkan mampu menghadirkan strategi baru sekaligus meningkatkan prestasi pasangan-pasangan Indonesia pada berbagai turnamen internasional mendatang.

(Sumber: PBSI)