Petenis Indonesia Rifqi Fitriadi Borong Dua Gelar Juara ITF M15 Wuning, Modal Berharga Menuju Asian Games 2026

Petenis putra andalan Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi menyapu bersih dua gelar pada turnamen ITF M15 Wuning pekan keempat di China. Rifqi sukses menjadi juara nomor tunggal dan ganda, sekaligus menegaskan performa impresifnya menjelang Asian Games 2026. (Foto: Pelti)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Petenis putra andalan Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional setelah menyapu bersih dua gelar pada turnamen ITF M15 Wuning pekan keempat di China. Rifqi sukses menjadi juara nomor tunggal dan ganda, sekaligus menegaskan performa impresifnya menjelang Asian Games 2026.

Gelar tunggal dipastikan Rifqi usai menaklukkan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Hoyoung Roh, dengan skor meyakinkan 6-4, 6-3 pada partai final yang digelar Minggu (19/7/2026).

Tampil sebagai unggulan kedua, Rifqi bermain disiplin sejak awal pertandingan. Setelah mengamankan set pertama dengan skor 6-4, petenis berusia 27 tahun itu terus menjaga tekanan hingga menutup laga dengan kemenangan 6-3 untuk mengunci gelar juara.

Kesuksesan tersebut melengkapi pencapaiannya sehari sebelumnya. Pada Sabtu (18/7/2026), Rifqi lebih dulu mengangkat trofi nomor ganda bersama pasangan asal Armenia, Daniil Sarksian.

Pasangan unggulan pertama itu harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan duet Taiwan, Hsieh Cheng-Peng dan Lai Chuan-Kai, dengan skor 6-7(7), 7-6(5), 12-10.

Sempat kehilangan set pertama melalui tie-break yang berlangsung ketat, Rifqi dan Sarksian mampu bangkit pada set kedua untuk memaksakan super tie-break. Mereka kemudian menuntaskan pertandingan dengan kemenangan dramatis 12-10 sekaligus memastikan gelar juara.

Keberhasilan memborong dua gelar menjadi pencapaian terbaik Rifqi selama mengikuti rangkaian empat pekan turnamen ITF M15 Wuning.

Pada pekan sebelumnya, langkah Rifqi belum sepenuhnya mulus. Ia hanya mampu finis sebagai runner-up nomor ganda saat berpasangan dengan petenis Korea Selatan Duckhee Lee setelah dikalahkan pasangan China, Zijiang Yang dan Yaojie Zheng.

Sementara di sektor tunggal, perjalanannya pada pekan ketiga harus terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan petenis Swedia Arvid Nordquist.

Meski demikian, hasil di pekan keempat menegaskan tren positif Rifqi sepanjang tampil di Wuning. Sebelumnya, ia juga berhasil mengakhiri penantian hampir tiga tahun tanpa gelar tunggal ITF setelah menjadi juara pada seri kedua turnamen yang sama.

Gelar tunggal di pekan keempat ITF M15 Wuning juga memiliki arti khusus karena menjadi trofi tunggal ITF ketiga sepanjang karier Rifqi. Sebelumnya, ia meraih gelar perdana saat menjuarai ITF M15 Jakarta pada 2023.

Raihan dua gelar di China menjadi modal berharga bagi Rifqi untuk menatap agenda internasional berikutnya. Selain terus meningkatkan peringkat dunia, performa apik tersebut diharapkan mampu menjadi bekal penting saat memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

(Sumber: ITF)