Shelton di Ambang Pertahankan Gelar ATP Masters 1000 Montreal, Nakashima Jadi Penghalang

Ben Shelton berpeluang mempertahankan gelar Masters Montreal, tetapi Brandon Nakashima menjadi penghalang di final.

Petenis Amerika Ben Shelton beraksi dalam pertandingan babak semifinal National Bank Open 2026 melawan rekan senegaranya Learner Tien di Montreal, Kanada, Rabu (12/8/2026). National Bank Open

Petenis Amerika Ben Shelton beraksi dalam pertandingan babak semifinal National Bank Open 2026 melawan rekan senegaranya Learner Tien di Montreal, Kanada, Rabu (12/8/2026). (Foto: National Bank Open)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID — Ben Shelton tinggal selangkah lagi untuk mempertahankan gelar National Bank Open setelah memastikan tiket ke final ATP Masters 1000 Montreal 2026. Namun, ambisinya kembali mengangkat trofi mendapat tantangan serius dari sesama petenis Amerika Serikat, Brandon Nakashima.

Shelton yang berstatus unggulan kelima sekaligus juara bertahan melaju ke partai puncak setelah mengalahkan rekan senegaranya, Learner Tien, dua set langsung 6-2, 6-3 pada semifinal, Kamis (13/8/2026) WIB.

Nakashima kemudian menyusul setelah menundukkan petenis Spanyol Rafael Jodar dengan skor 7-6(3), 6-4.

“Saya sangat senang dengan penampilan saya. Learner adalah pemain yang memberikan banyak masalah dalam permainan saya. Dia tantangan yang sulit untuk diatasi. Bisa mengalahkannya dengan cara seperti ini membuat saya sangat puas,” kata Shelton dikutip dari ATP.

Kemenangan atas Tien terasa semakin spesial bagi Shelton. Petenis berusia 23 tahun itu sebelumnya selalu kalah dalam dua pertemuan melawan kompatriotnya tersebut.

Shelton sempat menghadapi tekanan sejak dua gim servis pertama. Namun, ia mampu menyelamatkan masing-masing satu break point sebelum perlahan menemukan permainan terbaiknya.

Setelah itu, Shelton tampil lebih stabil melalui servis dan mampu mengimbangi permainan agresif Tien dari baseline. Ia bahkan menyelamatkan seluruh empat break point yang dihadapinya serta memenangi 81 persen poin dari servis pertama.

Final Kedua Shelton di Masters 1000

Tiket final Montreal menjadi final kedua Shelton di ajang Masters 1000 sepanjang kariernya. Lebih impresif lagi, ia belum kehilangan satu set pun selama tampil di turnamen tersebut.

Shelton kini memiliki peluang mempertahankan gelar yang ia raih tahun lalu ketika National Bank Open berlangsung di Toronto. Trofi tersebut juga menjadi gelar Masters 1000 pertama dalam kariernya.

Performa Shelton sepanjang musim 2026 turut memperkuat kepercayaan dirinya. Ia sudah mengoleksi tiga gelar, yakni Dallas, Stuttgart, dan Munich. Catatan lainnya juga menarik. Shelton selalu menang dalam empat final yang ia jalani sepanjang musim ini.

Namun, Nakashima jelas bukan lawan yang mudah. Petenis berusia 25 tahun tersebut untuk pertama kalinya mencapai final Masters 1000 setelah menyingkirkan Rafael Jodar dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam empat menit.

Nakashima tampil agresif dari baseline dan menghasilkan 28 winner. Ia merebut set pertama melalui tie-break 7-3.

Persaingan semakin ketat pada set kedua. Nakashima harus menyelamatkan empat break point ketika melakukan servis untuk mengakhiri pertandingan pada kedudukan 5-4.

“Beberapa gim terakhir sangat ketat. Saya tahu harus terus berjuang dan menyelamatkan beberapa break point. Beruntung servis saya menemukan sasaran ketika dibutuhkan dan saya sangat senang bisa melewati pertandingan ini,” ujar Nakashima.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan kelima Nakashima atas petenis 20 besar dunia pada musim ini. Hasil itu juga mengangkat posisinya ke peringkat ke-22 ATP Live Rankings, yang menjadi peringkat tertinggi dalam kariernya.

Final Bersejarah Sesama Petenis AS

Duel Shelton dan Nakashima menghadirkan catatan sejarah tersendiri. Final tersebut menjadi final Masters 1000 ke-15 yang mempertemukan dua petenis Amerika Serikat.

Menariknya, final sesama petenis AS itu menjadi yang pertama sejak Cincinnati 2003.

Shelton tentu mengincar kemenangan demi mempertahankan mahkota National Bank Open. Sementara itu, Nakashima memburu gelar ATP keduanya sekaligus trofi terbesar dalam kariernya setelah sebelumnya menjuarai ATP Challenger San Diego pada 2022.

Partai puncak Montreal pun menjanjikan duel menarik antara juara bertahan yang sedang dalam performa kuat dan penantang yang baru saja mencatat pencapaian terbesar dalam kariernya.

(Sumber: ATP)