Indonesia Tersandung Malaysia, Perjuangan Menuju Piala Asia FIBA 2029 Berlanjut

basket putra timnas latihan

Pelatih timnas bola basket Indonesia David Singleton (kanan) memimpin sesi latihan tim dalam persiapan menuju Ronde 1 Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. (Foto: DPP Perbasi)

GEBRAK.ID — Timnas bola basket Indonesia harus mengakhiri putaran pertama prakualifikasi Piala Asia FIBA 2029 dengan kekalahan setelah takluk 63-77 dari Malaysia di Arena Seremban, Seremban, Malaysia, Senin (31/8/2026). Hasil tersebut membuat langkah Indonesia di Grup C belum berjalan sesuai harapan.

Anthony Beane dan kawan-kawan finis di posisi ketiga setelah sebelumnya meraih kemenangan 80-54 atas Singapura dan kalah 60-71 dari Hong Kong.

Malaysia langsung mengambil kendali sejak kuarter pertama. Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad asuhan Tian Yuan Kuek tampil efektif dan menutup 10 menit awal dengan keunggulan 21-11.

Indonesia yang dilatih David Reynard Singleton mencoba bangkit pada kuarter kedua. Permainan Anthony Beane dan rekan-rekannya membaik sehingga mampu memangkas defisit menjadi enam poin. Saat jeda, Malaysia masih unggul 37-31.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Malaysia kembali meningkatkan tekanan selepas turun minum. Tuan rumah mencetak 20 poin pada kuarter ketiga, sedangkan Indonesia hanya mampu menambah 17 angka. Malaysia pun memasuki kuarter terakhir dengan keunggulan 57-48.

Upaya Indonesia mengejar ketertinggalan kembali menemui jalan buntu. Malaysia justru tampil lebih efektif dan mencetak 20 poin pada kuarter keempat. Indonesia hanya mampu menambah 15 angka hingga akhirnya harus menerima kekalahan dengan selisih 14 poin.

Masalah utama Indonesia terlihat dari efektivitas tembakan tiga angka. Tim Merah Putih hanya mencatat akurasi 16,7 persen, jauh di bawah Malaysia yang mencapai 36,8 persen.

Anthony Beane menjadi pemain paling produktif Indonesia dengan torehan 23 poin, empat rebound, dan dua steal. Namun, kontribusinya belum cukup untuk membawa Indonesia menghindari kekalahan.

Meski demikian, perjalanan Indonesia menuju Piala Asia FIBA 2029 belum berakhir. Posisi tiga besar Grup C membuat skuad Garuda tetap berhak melaju ke putaran kedua.

Pada fase berikutnya, Indonesia akan berada di Grup F bersama Hong Kong, Mongolia, Malaysia, Thailand, dan Fiji. Persaingan akan menjadi tantangan berikutnya bagi skuad asuhan Singleton untuk menjaga peluang tampil di Piala Asia FIBA 2029.

(A. Rayyan K)