Veda Ega Gebrak Moto3 Austria: Start P19, Sempat P4, Berakhir di Posisi 13
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan aksi comeback dalam Moto3 Austria 2026. Berangkat dari posisi ke-19, pembalap Honda Team Asia itu mampu merangsek hingga posisi keempat sebelum terkena long lap penalty dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-13. (Foto: Honda Team Asia)
GEBRAK.ID — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan aksi comeback dalam Moto3 Austria 2026. Berangkat dari posisi ke-19, pembalap Honda Team Asia itu mampu merangsek hingga posisi keempat sebelum terkena long lap penalty dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-13.
Moto3 Austria berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (20/9/2026). Balapan ini menjadi seri ke-15 Kejuaraan Dunia Moto3 2026.
Perjuangan Veda sudah menghadapi tantangan sejak kualifikasi. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu gagal menembus Q2 dan harus memulai balapan dari grid ke-19.
Meski demikian, posisi start tersebut tidak membuat Veda kehilangan kepercayaan diri. Begitu balapan dimulai, pembalap berusia 17 tahun itu perlahan memperbaiki posisinya.
Pada awal lomba, Veda berada di urutan ke-11. Memasuki lap kedelapan, ia sudah naik ke posisi kedelapan. Satu lap kemudian, Veda kembali merangsek ke posisi ketujuh setelah memanfaatkan persaingan di rombongan depan.
Persaingan semakin menarik ketika Veda berhasil menembus posisi kelima pada pertengahan balapan. Ia kemudian terus mengejar pembalap di depannya hingga akhirnya berada di posisi keempat pada lap ke-14.
Posisi tersebut menjadi pencapaian penting mengingat Veda memulai balapan dari urutan ke-19. Artinya, ia berhasil memangkas 15 posisi sepanjang balapan.
Namun, peluang Veda mempertahankan posisi di grup depan berubah setelah insiden dengan David Munoz. Veda dinilai melakukan pelanggaran yang menyebabkan pembalap tersebut mengalami kecelakaan.
Penalti long lap kemudian dijatuhkan kepada Veda ketika balapan memasuki fase akhir. Saat menjalani hukuman tersebut, posisi Veda langsung merosot jauh hingga urutan ke-13.
Veda tidak mampu kembali masuk ke persaingan lima besar. Ia akhirnya mempertahankan posisi ke-13 sampai melewati garis finis.
Di depan, Maximo Quiles tampil sebagai pemenang Moto3 Austria. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut mengungguli Brian Uriarte dan Alvaro Carpe.
Hasil tersebut turut memengaruhi posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026. Setelah balapan Austria, Veda Ega Pratama berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 100 poin.
Veda harus turun satu posisi setelah disalip pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang kini menempati peringkat ketujuh. Hakim Danish mengoleksi 101 poin, hanya unggul satu angka dari Veda.
Persaingan di papan atas Moto3 2026 pun berlangsung ketat. Selisih satu poin antara Hakim Danish dan Veda membuat setiap hasil balapan berikutnya menjadi penting bagi pembalap Honda Team Asia tersebut.
Meski hanya finis ke-13 di Austria, perjalanan Veda dalam balapan tetap mencuri perhatian. Start dari posisi ke-19 tidak menghalanginya melakukan comeback hingga sempat berada di posisi keempat.
Penalti long lap akhirnya menggagalkan peluang Veda meraih hasil lebih tinggi. Namun, dengan 100 poin yang sudah dikumpulkan, pembalap Indonesia itu masih memiliki kesempatan memperbaiki posisinya pada seri-seri berikutnya.
Moto3 Austria juga menjadi pengingat bahwa Veda harus menjaga konsistensi sekaligus menghindari kesalahan ketika berada dalam persaingan ketat di grup depan. Performa saat mengejar posisi menunjukkan kecepatannya, sementara hasil akhir membuatnya harus bekerja lebih keras untuk kembali naik dalam klasemen.
(A. Rayyan K/Sumber: MotoGP)
