Wushu Tambah Tiga Perunggu, Indonesia Kini Koleksi 13 Medali di Asian Games 2026

seraf-naro-1783611109768_169

Atlet wushu Indonesia Seraf Naro Siregar memastikan medali pertama bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah meraih medali perunggu nomor changquan putra di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Minggu (20/9/2026). (Foto: NOC Indonesia)

GEBRAK.ID — Cabang olahraga wushu kembali menyumbang medali untuk kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Tiga atlet nomor sanda berhasil membawa pulang medali perunggu setelah terhenti di babak semifinal, Rabu (23/9/2026).

Tiga perunggu tersebut dipersembahkan Bintang Reindra Nada Guitara dari kelas 60 kilogram putra, Fereddy Sinaga dari kelas 56 kilogram putra, dan Thania Kusumaningtyas dari kelas 60 kilogram putri.

Ketiganya harus mengakhiri perjuangan di semifinal sehingga tidak dapat melanjutkan langkah ke partai final.

Pelatih tim nasional wushu nomor sanda, Victor Wiranata, mengapresiasi perjuangan para atlet meski hasil yang diraih belum sesuai target.

“Kalau performa cukup puas sebenarnya, cuma mungkin hasilnya belum sesuai yang kita harapkan,” kata Victor seusai pertandingan di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Rabu.

Bintang Reindra Nada Guitara mengawali kiprahnya di kelas 60 kilogram putra dengan mendapat bye pada babak pertama. Ia kemudian menyingkirkan wakil Turkmenistan Bayrammyrat Annamyradov di perempat final.

Langkah Bintang terhenti di semifinal setelah kalah 1-2 dari wakil Hong Kong, Leung Yu Hong.

Fereddy Sinaga juga mendapat bye pada babak pertama kelas 56 kilogram putra. Setelah itu, ia mengalahkan wakil Mongolia Enkhtuvshin Erdenebayar di perempat final sebelum berhadapan dengan wakil Vietnam Dinh Van Tam pada semifinal.

Sementara itu, Thania Kusumaningtyas tampil impresif sejak babak awal kelas 60 kilogram putri. Ia mengalahkan wakil Kirgizstan Ainazik Rustambek Kyzy di babak pertama dan kemudian menundukkan wakil Uzbekistan Shakhzoda Azatova dengan skor 2-0 pada perempat final.

Namun, Thania harus mengakui keunggulan wakil India, Roshibina Devi, dengan skor 0-2 di semifinal.

Victor menilai ketiga atlet sudah memberikan kemampuan terbaik. Namun, tim pelatih masih melihat sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama berkaitan dengan persiapan menuju kompetisi besar.

“Target kita sebenarnya bisa melaju sampai final,” ujar Victor.

Menurut dia, masa pemusatan latihan atau training camp (TC) perlu diperpanjang. Selain itu, atlet juga membutuhkan lebih banyak kesempatan menjalani uji tanding di luar negeri.

“Menurut saya pribadi mungkin jangka waktu TC-nya kurang panjang. Kita harusnya bisa TC di China dan beberapa kali try out keluar,” kata Victor.

Dengan tambahan tiga perunggu dari nomor sanda, wushu kini menyumbangkan lima medali untuk Indonesia di Asian Games 2026. Sebelumnya, Seraf Naro Siregar meraih perunggu dari nomor changquan putra sekaligus menjadi penyumbang medali pertama Indonesia di Aichi-Nagoya.

Eugenia Diva Widodo kemudian menambah satu perunggu dari nomor changquan putri dengan catatan 9,706 poin.

Tambahan tersebut membuat wushu menjadi salah satu cabang yang konsisten menyumbang medali bagi kontingen Merah Putih. Namun, target emas dari cabang tersebut belum terwujud sehingga evaluasi tetap menjadi pekerjaan tim pelatih dan pengurus.

Hingga Rabu malam, Indonesia mengoleksi satu medali perak dan 12 perunggu atau total 13 medali. Kontingen Merah Putih sementara berada di posisi ke-23 klasemen perolehan medali Asian Games 2026.

(A. Rayyan K/Sumber: Kemenpora)