Hyundai IONIQ V Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp318 Juta
Mobil Listrik Hyundai IONIQ V. (Foto: Hyundai Motors)
GEBRAK.ID — Hyundai memperluas jajaran mobil listriknya di China dengan menghadirkan IONIQ V. Model baru ini menjadi mobil produksi pertama dari lini IONIQ yang dikembangkan secara khusus untuk pasar China dan dijadwalkan resmi meluncur pada 29 September 2026.
Sebelum peluncuran, Beijing Hyundai telah membuka masa prapesan IONIQ V dalam tiga pilihan konfigurasi. Harga yang ditawarkan berkisar 119.900 yuan hingga 139.900 yuan atau sekitar Rp318 juta sampai Rp371 juta berdasarkan nilai konversi yang digunakan dalam laporan awal.
CarNewsChina pada Kamis (24/9/2026) melaporkan IONIQ V dirancang di bawah Hyundai China Design Centre. Hyundai mengembangkan mobil tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen China, sekaligus menjadikan bahasa desainnya sebagai bagian dari strategi pengembangan produk global pada masa mendatang.
Secara tampilan, IONIQ V mengusung desain futuristis dengan bagian depan tertutup yang menggantikan grille konvensional. Hyundai memasang lampu daytime running light atau DRL berbentuk horizontal di bagian atas, sementara lampu utama berada di bagian bumper.
Siluet fastback membuat bodinya terlihat ramping. Mobil ini juga menggunakan pintu tanpa bingkai serta trim jendela berwarna hitam. Dimensinya mencapai panjang 4.900 milimeter, lebar 1.890 milimeter, tinggi 1.470 milimeter, dengan jarak sumbu roda 2.900 milimeter.
Masuk ke kabin, Hyundai menawarkan konsep Nebula Wrap-around dengan layar ultra-tipis berukuran 27 inci beresolusi 4K. Sistem tersebut menggunakan chip kokpit Qualcomm Snapdragon 8295.
Fitur teknologi menjadi salah satu daya tarik utama IONIQ V. Sistem infotainment-nya mendukung teknologi kecerdasan buatan berbasis large language model, termasuk Ernie Bot dari Baidu dan Doubao dari ByteDance. Pengemudi juga memperoleh dukungan head-up display serta sistem bantuan berkendara dari Momenta.
Untuk performa, IONIQ V menggunakan satu motor listrik dengan dua pilihan tenaga, yakni 140 kW atau sekitar 188 hp dan 168 kW atau sekitar 225 hp. Baterainya tersedia dalam kapasitas 53,5 kWh dan 66,8 kWh dengan teknologi LFP dari CATL.
Jarak tempuhnya juga terbagi dalam empat pilihan berdasarkan standar CLTC, yaitu 520 kilometer, 540 kilometer, 620 kilometer, dan 650 kilometer. Jika menggunakan standar WLTP, angka tersebut masing-masing menjadi sekitar 421 kilometer, 437 kilometer, 502 kilometer, dan 527 kilometer.
Hyundai sebelumnya menegaskan IONIQ V merupakan bagian dari strategi baru perusahaan di China. Hyundai berencana memperkenalkan 20 model baru di negara tersebut dalam lima tahun ke depan, termasuk kendaraan listrik berbasis baterai dan extended-range electric vehicle atau EREV.
Meski dikembangkan dengan visi global, Hyundai belum menyatakan bahwa seluruh spesifikasi IONIQ V untuk China akan diterapkan di negara lain. Perusahaan menyebut ketersediaan dan penerapan model tersebut di pasar global masih akan dievaluasi.
(A. Rayyan K/Sumber: Hyundai Motors)
