Indonesia Mundur dari Final Estafet Renang Putri Asian Games 2026, Ini Alasannya

tim renang putri dok akuatik indonesia

Tim renang putri Indonesia batal tampil di final nomor 4x100 meter gaya ganti estafet putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: Dok.Akuatik Indonesia)

GEBRAK.ID — Tim renang putri Indonesia batal tampil di final nomor 4×100 meter gaya ganti estafet putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Cedera yang dialami perenang gaya dada, Adellia, membuat kuartet Merah Putih harus mengundurkan diri dari perebutan medali di Tokyo Aquatics Centre, Jumat (25/9/2026).

Kepastian tersebut disampaikan Akuatik Indonesia melalui unggahan di akun Instagram resminya. Adellia mengalami kram pada paha kanan dan kiri sehingga tidak memungkinkan untuk turun dalam pertandingan final.

“Adellia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, para pecinta renang tanah air, 3 rekan se-timnya Flairene, Nadia dan Chantika atas kondisinya yang membuat para srikandi renang Indonesia batal tampil di babak final 4×100m Gaya Ganti Estafet Putri,” tulis Akuatik Indonesia.

Adellia juga menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggah Akuatik Indonesia. Ia menjelaskan cedera tersebut dialaminya setelah turun pada nomor 200 meter gaya dada putri.

“Halo nama saya Adellia. Di sini saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan tim estafet relay Indonesia karena saya tidak bisa mengikuti final. Kemarin di lomba 200 meter gaya dada putri saya mengalami kram paha di kiri-kanan sehingga saya tidak bisa melanjutkan di final. Mohon maaf dan terima kasih atas perhatiannya,” ujar Adellia.

Sebelumnya, Adellia memang tampil pada final 200 meter gaya dada putri Asian Games 2026. Perenang berusia 21 tahun itu mencatat waktu 2 menit 35,98 detik dan finis di posisi ke-10. Catatan tersebut lebih lambat dibandingkan waktu yang dibuatnya pada babak penyisihan, yakni 2 menit 33,34 detik.

Akibat Indonesia mundur, slot final kemudian diberikan kepada Makau. Kontingen tersebut sebelumnya berada di peringkat kualifikasi heat 1 dengan catatan waktu 4 menit 19,84 detik.

Padahal, tim Indonesia sebelumnya berhasil mengamankan tiket final setelah membukukan waktu 4 menit 15,90 detik pada babak kualifikasi. Catatan tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedelapan secara keseluruhan.

Di heat 2, Indonesia bersaing dengan China, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Mongolia. Kuartet Merah Putih finis di posisi kelima heat dengan waktu 4 menit 15,90 detik, terpaut 16,11 detik dari China yang menjadi pencatat waktu tercepat.

Formasi Indonesia terdiri atas Flairene Candra pada gaya punggung, Adellia pada gaya dada, Nadia Aisha Nurazmi pada gaya kupu-kupu, serta Adelia Chantika Aulia pada gaya bebas.

Nomor 4×100 meter gaya ganti merupakan salah satu nomor estafet renang yang dipertandingkan dalam cabang akuatik Asian Games. Olympic Council of Asia mencatat nomor ini menggunakan empat gaya renang, yakni gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas.

Dengan mundurnya kuartet tersebut, perjuangan Indonesia di nomor estafet 4×100 meter gaya ganti putri Asian Games 2026 berakhir sebelum babak final.

(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)