Mendieta Dorong Barcelona Jadi Pelabuhan Baru Haaland Usai Masa Depannya di Man City Disorot
Penyerang Manchester City Erling Haaland saat merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang FC Porto pada pertandingan Liga Champions di Stadion do Dragao, Porto, Rabu (9/9/2026) WIB. (Foto: uefa.com)
GEBRAK.ID — Masa depan Erling Haaland bersama Manchester City kembali menjadi sorotan setelah muncul perkembangan terbaru terkait kasus dugaan pelanggaran aturan finansial klub. Mantan gelandang Timnas Spanyol dan Barcelona, Gaizka Mendieta, menilai penyerang asal Norwegia itu berpotensi mencari klub baru jika situasi di Manchester City tidak berjalan sesuai harapan.
Mendieta bahkan melihat Barcelona sebagai salah satu tujuan yang cocok bagi Haaland. Menurut dia, karakter permainan penyerang tersebut sangat sesuai dengan gaya yang diterapkan pelatih Barcelona, Hansi Flick.
“Masa depan Erling Haaland menarik untuk diperhatikan. Mari kita lihat bagaimana situasi di Manchester City berkembang dan apakah semuanya berjalan baik. Pemain seperti Haaland ingin memenangkan trofi,” kata Mendieta dalam wawancara dengan Casinolyze, Sabtu (26/9/2026).
Mendieta menilai kepindahan Haaland bukan sesuatu yang mustahil. Namun, klub yang ingin mendapatkan tanda tangan sang striker harus menyiapkan biaya transfer sangat besar.
“Saya setuju jika dia pindah, hal itu bisa saja terjadi. Harganya akan sangat mahal, tentu tidak kurang dari 100 juta poundsterling. Memang seperti itulah situasinya,” ujarnya.
Jika Haaland meninggalkan Manchester City, Mendieta melihat Barcelona dan Real Madrid sebagai dua klub yang berpotensi menjadi tujuan. Kendati demikian, ia menilai Barcelona lebih sesuai dengan karakter permainan Haaland.
“Saya bisa membayangkan dia bermain untuk Madrid maupun Barca. Namun, saya merasa gaya Barcelona akan lebih cocok untuknya dan mungkin juga lebih baik bagi klub. Cara dia melakukan pergerakan serta kekuatannya di dalam kotak penalti sangat sesuai dengan gaya Hansi Flick,” kata Mendieta.
Komentar tersebut muncul setelah Manchester City menghadapi perkembangan serius dalam perkara dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League. Laporan yang beredar pada Jumat (25/9/2026) menyebut komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League. Namun, hukuman terhadap klub belum ditentukan dan proses perkara masih berlanjut ke tahap berikutnya.
Berbagai kemungkinan sanksi menjadi perhatian, mulai dari pengurangan poin hingga hukuman yang lebih berat. Meski demikian, belum ada kepastian bahwa Haaland akan meninggalkan Manchester City sebagai dampak dari perkara tersebut.
Haaland masih terikat kontrak jangka panjang bersama Manchester City. Pada Januari 2025, klub memperpanjang kontrak penyerang berusia 25 tahun itu hingga 2034.
Mendieta menilai usia Haaland yang masih muda membuat sang pemain memiliki waktu panjang untuk menentukan langkah berikutnya. Ambisi meraih trofi juga diyakini menjadi salah satu faktor yang akan memengaruhi keputusan tersebut.
“Kita berbicara tentang sesuatu yang masih cukup jauh. Namun, jika keadaan tidak berjalan baik di City musim ini atau dalam satu atau dua musim berikutnya, dia masih sangat muda dan ambisius. Dia tidak akan ingin bertahan di klub yang tidak memenangkan trofi,” jelas Mendieta.
Untuk saat ini, Haaland masih menjadi bagian penting dari skuad Manchester City. Sementara Barcelona baru sebatas klub yang disebut Mendieta sebagai tujuan potensial, bukan tanda bahwa transfer sang striker ke Camp Nou sudah dekat.
(Damar Pratama/Sumber: Tribal Football)
