Mark van Bommel Puji Penampilan Bintang Belgia Kevin De Bruyne yang Cetak 2 Gol
Para pemain Timnas Belgia merayakan keberhasilan memenangkan laga vs Turki dengan skor 3-0 pada pertandingan UEFA Nations League di Stadion Maurice Dufrasne, Liege, Jumat (2/10/2026) waktu setempat. (Foto: uefa.com)
GEBRAK.ID — Kevin De Bruyne tampil gemilang saat membawa Belgia menaklukkan Turki dengan skor 3-0 dalam lanjutan Grup A1 UEFA Nations League di Stadion Maurice Dufrasne, Liege, Jumat (2/10/2026) waktu setempat. Dua gol yang dicetak gelandang berusia 35 tahun itu mendapat pujian langsung dari pelatih Belgia, Mark van Bommel.
De Bruyne menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Pengalamannya sebagai gelandang senior kembali terlihat melalui kontribusi besar yang membantu Belgia mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Van Bommel mengaku puas dengan penampilan mantan pemain Manchester City tersebut. Menurut dia, De Bruyne memperlihatkan antusiasme tinggi dan menikmati pertandingan, sesuatu yang terlihat dari gol-gol yang berhasil dicetaknya.
“Performanya sangat apik. Ia memancarkan kegembiraan, dan hal itu terlihat jelas dari gol-gol yang dicetaknya,” kata Van Bommel sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA, Sabtu (3/10/2026).
Selain De Bruyne, Romelu Lukaku turut menyumbangkan satu gol untuk melengkapi kemenangan Belgia. Hasil tersebut membuat tim berjuluk Setan Merah itu mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A1.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Van Bommel mengakui timnya masih memiliki sejumlah kekurangan. Ia menilai Belgia belum sepenuhnya mampu mengendalikan permainan pada beberapa fase pertandingan sehingga memberikan kesempatan kepada Turki untuk mengembangkan serangan.
“Kami kurang bisa mengendalikan situasi pada fase-fase tersebut. Kami membiarkan mereka tetap mempunyai peluang,” ujarnya.
Di kubu lawan, pelatih Turki Vincenzo Montella menilai kekalahan timnya tidak terlepas dari kesalahan yang mereka lakukan sendiri. Ia menyebut pertandingan berlangsung cukup seimbang, tetapi kesalahan pada level persaingan seperti UEFA Nations League dapat berakibat fatal.
“Pertandingan yang seimbang. Pada level ini, Anda tidak melakukan kesalahan begitu saja,” kata Montella.
Montella juga mengakui bahwa hasil seperti itu kerap terjadi dalam pertandingan sepak bola. Namun, kekalahan telak dari Belgia membuat posisi Turki semakin sulit dalam persaingan Grup A1.
Turki kini berada di posisi keempat tanpa mengoleksi poin dari tiga pertandingan. Sebelumnya, mereka juga menelan kekalahan dari Prancis dan Italia.
Selanjutnya, Belgia akan bertandang ke markas Prancis di Stadion Stade de France, Saint-Denis, pada Senin (5/10/2026). Sementara itu, Turki dijadwalkan menghadapi Italia di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, pada hari yang sama.
(A. Rayyan K/Sumber: UEFA)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID