Pembalap Indonesia Veda Ega Pecahkan Rekor Poin Ai Ogura dan Kian Dekat Lima Besar Moto3 2026
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan pencapaian penting dalam ajang Moto3 2026. Finis keenam pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026), mengantarkannya melampaui rekor poin debutan Honda Team Asia yang sebelumnya dipegang pembalap Jepang, Ai Ogura. (Foto: Honda Team Asia)
GEBRAK.ID – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan pencapaian penting dalam ajang Moto3 2026. Finis keenam pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026), mengantarkannya melampaui rekor poin debutan Honda Team Asia yang sebelumnya dipegang pembalap Jepang, Ai Ogura.
Veda Ega yang baru berusia 17 tahun tampil kompetitif di hadapan publik sendiri. Hasil finis keenam memberinya tambahan 10 poin sehingga total koleksinya musim ini mencapai 115 poin. Ia kini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara pembalap Moto3 2026.
Catatan tersebut melampaui pencapaian Ai Ogura saat menjalani musim debut di Moto3 pada 2019. Pembalap Jepang yang kini berkompetisi di kelas MotoGP itu mengumpulkan 109 poin pada musim pertamanya bersama Honda Team Asia.
Dengan demikian, Veda Ega unggul enam poin dari rekor yang sebelumnya dicatat Ogura. Pencapaian ini menjadi modal penting bagi pembalap Indonesia tersebut untuk melanjutkan kiprahnya di panggung balap dunia.
Perjalanan Veda Ega musim ini juga diwarnai sejumlah hasil menjanjikan. Ia sudah dua kali naik podium, masing-masing ketika finis di posisi ketiga pada seri Brasil dan Prancis. Selain itu, Veda Ega tiga kali mengakhiri balapan di urutan kelima, yakni di Thailand, Spanyol, dan Ceko.
Baca Juga
Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa Veda Ega mampu bersaing dengan para pembalap lain meski berstatus pendatang baru. Performa apiknya sekaligus membuka peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen sebelum musim berakhir.
Peluang Tembus Lima Besar Masih Terbuka
Perjuangan Veda Ega belum selesai. Moto3 2026 masih menyisakan lima seri, yaitu Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia. Lima balapan tersebut menjadi kesempatan bagi pembalap Indonesia itu untuk menambah koleksi poin sekaligus memperbaiki peringkat.
Saat ini, Veda Ega hanya terpaut delapan poin dari Valentin Perrone yang menempati posisi kelima klasemen. Selisih tersebut membuat peluang menembus lima besar masih terbuka, asalkan ia mampu menjaga konsistensi dan memaksimalkan hasil pada seri-seri berikutnya.
Tambahan poin dari Mandalika juga mempertegas perkembangan Veda Ega sepanjang musim debutnya. Dengan dua podium dan sejumlah finis di posisi lima besar, ia memiliki bekal untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat pada penghujung musim.
Publik Indonesia kini memiliki alasan untuk terus mengikuti kiprah Veda Ega. Jika mampu mempertahankan performanya dalam lima seri tersisa, bukan tidak mungkin ia kembali mencatatkan hasil penting sekaligus menutup musim perdana Moto3 dengan posisi yang lebih baik.
(A. Rayyan K/Sumber: MotoGP)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID