Lisandro Martinez Klarifikasi Kritik ke Manajemen MU, Tetap Tuntut Ambisi Lebih Besar

lisandro-martinez-manchester-united

Bek Manchester United (MU) Lisandro Martinez memberikan penjelasan terkait kritik keras yang ia sampaikan kepada jajaran manajemen klub setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. (Foto: AFP)

GEBRAK.ID — Bek Manchester United (MU) Lisandro Martinez memberikan penjelasan terkait kritik keras yang ia sampaikan kepada jajaran manajemen klub setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Ia mengakui berbicara dalam kondisi marah dan frustrasi, tetapi tetap menegaskan pentingnya ambisi lebih besar agar Iblis Merah kembali bersaing di level tertinggi.

Melalui Instagram Story pada Rabu (14/10/2026), pemain asal Argentina itu menjelaskan bahwa pernyataannya muncul karena kecewa dengan hasil pertandingan. Namun, ia tidak menarik tuntutannya agar klub terus berkembang dan membangun skuad yang lebih kompetitif.

“Setelah pertandingan, saya berbicara karena marah dan frustrasi karena kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan bersama. Orang-orang yang mengenal saya tahu bagaimana saya bermain, dengan gairah, komitmen, dan keinginan besar untuk menang,” tulis Martinez.

Martinez menegaskan, keinginannya agar Manchester United meningkatkan kualitas tim bukan semata-mata kritik kepada individu tertentu. Menurut dia, seluruh elemen klub harus memiliki standar dan ambisi yang sama untuk membawa tim kembali bersaing memperebutkan gelar.

“Ketika saya berbicara tentang keinginan untuk mendapatkan lebih, yang saya maksud adalah ambisi yang harus dimiliki oleh kita semua sebagai bagian dari klub ini. Untuk terus berkembang, menjadi lebih kuat, dan memiliki segala yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi,” lanjutnya.

Martinez juga mengakui bahwa para pemain harus mengambil tanggung jawab atas hasil buruk yang mereka raih. Ia menempatkan dirinya sebagai bagian dari pihak yang wajib melakukan evaluasi.

“Standar tersebut harus kita terapkan kepada diri sendiri, dimulai dari saya. Saya tahu bahwa, pertama dan terutama, kamilah para pemain yang harus memberikan hasil, dan saya menempatkan diri di garis depan tanggung jawab tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Martinez secara terbuka meminta manajemen Manchester United menambah investasi untuk memperkuat skuad. Dalam wawancara dengan Amazon Prime Video setelah kekalahan di Stadion Metropolitano, ia secara khusus menyoroti direktur teknik Jason Wilcox.

“Saya mengharapkan lebih banyak investasi. Seratus persen. Saya mengharapkan lebih dari direktur teknik kami,” kata Martinez.

Martinez juga mengingatkan bahwa perbaikan klub tidak cukup hanya dengan mengganti pelatih. Menurutnya, manajemen perlu mengevaluasi berbagai aspek agar Manchester United mampu bersaing dengan klub-klub yang memperkuat skuad mereka.

Kekalahan dari Atletico Madrid memperpanjang catatan tanpa kemenangan Manchester United menjadi lima pertandingan di semua kompetisi. Dalam laga tersebut, Atletico mencetak gol melalui Pablo Barrios dan Ademola Lookman, sementara bek MU Leny Yoro mendapat kartu merah.

Di tengah polemik tersebut, Martinez menegaskan masih percaya kepada rekan setim, pelatih Michael Carrick, dan orang-orang yang bekerja untuk kemajuan klub.

“Saya percaya kepada rekan-rekan setim, manajer kami, dan semua orang yang bekerja untuk membantu klub ini bergerak maju. Saya yakin jalan ke depan adalah terus bekerja bersama, dengan ambisi dan komitmen,” tulisnya.

Manchester United dijadwalkan menghadapi Leeds United di Elland Road pada Minggu (18/10/2026). Martinez menegaskan tujuannya tidak berubah: membawa klub meraih kemenangan dan kembali bersaing di level tertinggi.

(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID