Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan, Ini Pembagian Tugasnya
Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet dengan melantik tujuh pejabat untuk mengisi sejumlah posisi strategis di pemerintahan. Pelantikan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Foto: Sekretariat Presiden). (Foto: Tangkapan layar Youtube Setpres)
GEBRAK.ID, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto melantik dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) baru di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Kedua pejabat tersebut adalah Marsekal TNI Yusuf Jauhari dan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon yang akan menangani bidang berbeda dalam mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Pertahanan.
Pelantikan berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, petugas membacakan keputusan presiden terkait pengangkatan dan pergantian pejabat, sebelum Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan.
Dalam sumpah tersebut, para pejabat menyatakan komitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menaati peraturan perundang-undangan, serta menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab.
“Bahwa saya, akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian petikan sumpah yang dibacakan Presiden dan diikuti para pejabat.
Yusuf Jauhari mendapat tugas sebagai Wamenhan yang membidangi logistik, industri pertahanan, dan teknologi. Sementara itu, Richard Tampubolon akan menangani bidang strategis, doktrin, dan pembangunan kekuatan pertahanan.
Baca Juga
Penempatan keduanya menambah jajaran pimpinan Kementerian Pertahanan yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Pembagian bidang tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan kebutuhan pertahanan, mulai dari dukungan logistik hingga perencanaan kekuatan dan strategi.
Pelantikan dua Wamenhan itu berlangsung bersamaan dengan pergantian sejumlah pejabat tinggi negara. Presiden Prabowo juga melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), sedangkan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengemban jabatan Wakil Panglima TNI.
Selain itu, Kristomei Sianturi dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Prabowo juga mengangkat Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), Alim Setiawan sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari penataan posisi strategis di lingkungan pemerintahan. Dengan pembagian tanggung jawab yang lebih spesifik, para pejabat baru diharapkan segera menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing dan mendukung agenda pemerintah.
Richard sebelumnya menjabat Kepala Staf Umum TNI, sedangkan Yusuf memiliki pengalaman di bidang logistik dan pertahanan. Keduanya kini menghadapi tanggung jawab untuk memperkuat koordinasi, perencanaan, serta pengembangan kemampuan pertahanan nasional.
(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID