Fajar/Fikri Waspadai Ganda Thailand di Perempat Final Denmark Open 2026, Ini Alasannya
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: PBSI)
GEBRAK.ID — Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tak ingin lengah saat menghadapi pasangan Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul pada perempat final Denmark Open 2026, Jumat (16/10/2026).
Fajar menilai pasangan Thailand tersebut memiliki potensi besar dan bisa menjadi kuda hitam dalam persaingan turnamen. Kewaspadaan itu muncul setelah Peeratchai/Pakkapon membuat kejutan dengan menyingkirkan wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.
“Menurut saya mereka bisa disebut kuda hitam dengan potensi sangat bagus ke depan. Dimulai dari sekarang, mereka akan terus memberikan kejutan-kejutan,” kata Fajar, dikutip dari keterangan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Kamis (15/10/2026).
Fajar juga mengingatkan bahwa pasangan Thailand tersebut bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mereka pernah mengalahkannya saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto. Selain itu, Peeratchai/Pakkapon juga pernah menundukkan pasangan Indonesia lainnya, termasuk Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
“Jadi, pertandingan besok tidak akan mudah bagi kami. Kami harus terus fokus dan mencari kelemahan lawan,” ujar Fajar.
Baca Juga
Fajar/Fikri Lolos Setelah Taklukkan Wakil Denmark
Sebelum menatap perempat final, Fajar/Fikri lebih dulu melewati ujian dari pasangan tuan rumah, Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer, pada babak 16 besar. Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-10.
Fajar mengakui pertandingan berjalan cukup ketat pada gim pertama. Posisi mereka di sisi lapangan yang kalah angin turut memengaruhi permainan, sementara pasangan Denmark tampil percaya diri dan merepotkan lewat permainan depan serta pukulan drive cepat.
Namun, Fajar/Fikri mampu menemukan momentum menjelang akhir gim pembuka. Servis Fikri yang beberapa kali mengecoh lawan membantu mereka mengamankan keunggulan sebelum tampil lebih dominan pada gim kedua.
“Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan,” kata Fajar.
Pada gim kedua, perubahan pola permainan membuat Fajar/Fikri lebih nyaman mengembangkan serangan. Mereka terus menekan hingga lawan kesulitan membendung permainan dan tak mampu mengejar ketertinggalan.
Tantangan Berat di Denmark Open
Denmark Open 2026 merupakan turnamen level BWF World Tour Super 750. Persaingan di level ini mempertemukan para pemain papan atas dunia, sehingga setiap pertandingan menuntut konsistensi dan kesiapan strategi.
Fajar/Fikri kini perlu menjaga fokus sekaligus mempelajari pola permainan lawan Thailand tersebut. Jika mampu mengatasi Peeratchai/Pakkapon, peluang mereka untuk melangkah lebih jauh di turnamen yang berlangsung di Odense, Denmark, akan tetap terbuka.
Meski berbekal kemenangan meyakinkan pada gim kedua di babak sebelumnya, Fajar menegaskan bahwa mereka tidak boleh meremehkan lawan. Kunci pertandingan berikutnya adalah tetap disiplin, membaca kelemahan lawan, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih poin.
(A. Rayyan K/Sumber: PBSI)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID