Vinicius Terkejut Dihukum 4 Laga, El Clasico Kontra Barcelona Terancam tanpa Bintang Real Madrid
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, mengaku terkejut setelah menerima hukuman larangan bermain selama empat pertandingan di LaLiga. Pemain asal Brasil itu mempertanyakan beratnya sanksi yang dijatuhkan setelah dirinya mendapat kartu merah saat menghadapi Villarreal. (Foto: Real Madrid)
GEBRAK.ID — Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, mengaku terkejut setelah menerima hukuman larangan bermain selama empat pertandingan di LaLiga. Pemain asal Brasil itu mempertanyakan beratnya sanksi yang dijatuhkan setelah dirinya mendapat kartu merah saat menghadapi Villarreal.
Vinicius mengaku baru mengetahui keputusan tersebut ketika Real Madrid bersiap menghadapi AS Roma di Liga Champions. Ia menilai waktu pengumuman hukuman itu tidak tepat dan menyebut dirinya belum pernah mendapat penjelasan mengenai aturan yang menjadi dasar sanksi.
“Saya kira itu datang di saat yang tidak tepat. Mereka punya sepanjang hari untuk mengumumkan hukuman dan begitu saya sampai di stadion untuk melawan AS Roma, saya dapat pesan kalau saya akan absen dalam empat pertandingan LaLiga. Saya tidak paham kenapa,” ujar Vinicius, dikutip dari media AS, Kamis (15/10/2026).
Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menjatuhkan hukuman tersebut setelah Vinicius diusir wasit dalam pertandingan melawan Villarreal di Stadion Santiago Bernabeu. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan Madrid 1-0 itu, Vinicius mendapat kartu merah setelah menarik rambut pemain lawan, Nathan Saliba.
Berdasarkan keputusan disiplin, Vinicius menerima larangan bermain dua pertandingan karena tindakan yang dinilai sebagai perilaku kasar di luar perebutan bola. Dua pertandingan tambahan dijatuhkan karena sikapnya saat memprotes keputusan wasit setelah pengusiran.
Baca Juga
Vinicius Pertanyakan Aturan
Pemain berusia 26 tahun itu juga menyoroti kurangnya sosialisasi mengenai aturan yang digunakan untuk menjatuhkan hukuman. Menurutnya, pihak liga atau otoritas perwasitan biasanya memberikan penjelasan kepada pemain apabila terdapat ketentuan baru.
“Kenyataannya adalah peraturannya baru. Mereka tidak pernah menjelaskan itu kepada kami. Seseorang dari LaLiga selalu datang, atau dari organisasi wasit apa pun itu, saya tidak tahu, untuk menjelaskan aturan baru kepada kami. Tapi ini, spesifik yang ini, tidak ada yang memberi tahu kami,” katanya.
Meski mempertanyakan keputusan tersebut, Vinicius mengakui dirinya menerima kartu merah. Ia menegaskan tidak bermaksud melakukan kekerasan terhadap pemain lawan dan merasa kerap menjadi pihak yang mendapat hukuman ketika pertandingan berlangsung keras.
“Pada akhirnya itu kartu merah buat saya. Itu sangat mudah … karena fans lain bisa bilang itu keputusan yang tepat. Namun, saya tidak pernah melakukan kekerasan kepada pemain lain. Saya selalu berkepala dingin. Saya sering ditendang dan pada akhirnya saya selalu dapat kartu,” ucapnya.
Sanksi itu membuat Vinicius harus melewatkan empat pertandingan domestik Real Madrid, termasuk duel El Clasico melawan Barcelona pada 25 Oktober 2026. Ia juga akan absen saat Madrid menghadapi Sevilla, Racing Santander, dan Valencia.
Namun, hukuman tersebut berlaku untuk kompetisi LaLiga. Vinicius masih berpeluang memperkuat Real Madrid di Liga Champions selama tidak ada sanksi terpisah. Keputusan disiplin ini pun menjadi sorotan karena berdampak langsung terhadap salah satu laga terbesar dalam kalender sepak bola Spanyol.
(A. Rayyan K/Sumber: Real Madrid)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID