Lisandro Martinez Didenda Manchester United Usai Kritik Petinggi Klub, Tetap Bisa Hadapi Leeds?

lisandro-martinez-manchester-united

Bek Manchester United (MU) Lisandro Martinez memberikan penjelasan terkait kritik keras yang ia sampaikan kepada jajaran manajemen klub setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. (Foto: AFP)

GEBRAK.ID — Manchester United (MU) dikabarkan menjatuhkan denda kepada bek tengah Lisandro Martinez setelah pemain asal Argentina itu melontarkan kritik terbuka terhadap petinggi klub. Persoalan tersebut mencuat setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions, Selasa (13/10/2026).

Laporan media Inggris menyebut manajemen MU memberikan sanksi finansial kepada Martinez. Namun, hingga Jumat (16/10/2026), besaran denda tersebut belum diungkap ke publik. Klub juga tidak membeberkan secara terperinci tindakan disipliner internal yang diambil terhadap sang pemain.

Meski demikian, laporan yang beredar menyebut Martinez tidak dijatuhi larangan bermain. Ia berpeluang tetap masuk dalam skuad asuhan Michael Carrick saat Manchester United bertandang ke markas Leeds United pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (18/10/2026). Keputusan mengenai susunan pemain tetap berada di tangan pelatih.

Kontroversi bermula ketika Martinez menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan klub setelah kekalahan dari Atletico Madrid. Ia secara khusus menyoroti Direktur Teknik Manchester United, Jason Wilcox, yang dinilainya belum memberikan dukungan memadai dalam memperkuat skuad untuk musim 2026/2027.

“Saya mengharapkan lebih banyak investasi, itu 100 persen jelas. Saya juga mengharapkan lebih dari Direktur Teknik kami, Jason Wilcox,” ujar Martinez seusai pertandingan.

Ia juga mengakui bahwa para pemain harus bertanggung jawab atas hasil di lapangan. Namun, menurutnya, Manchester United membutuhkan skuad yang lebih kuat agar mampu bersaing dalam pertandingan-pertandingan besar.

Pernyataan tersebut memicu perhatian karena kritik itu disampaikan secara terbuka ketika performa MU tengah menjadi sorotan. Sehari setelahnya, Martinez memberikan penjelasan melalui Instagram Story. Ia mengatakan komentarnya muncul akibat kemarahan dan frustrasi setelah tim gagal meraih hasil yang diharapkan.

Dalam pernyataan berikutnya, Martinez juga meminta maaf atas waktu dan cara penyampaian kritiknya. Setelah berbicara dengan Carrick dan jajaran pimpinan klub, ia menyebut pertemuan tersebut berlangsung positif dan memberi ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan pandangan.

Martinez menegaskan bahwa keinginannya melihat Manchester United kembali bersaing memperebutkan gelar menjadi alasan utama di balik pernyataannya. Ia juga mengakui pentingnya menjaga persatuan di dalam klub.

“Klub ini berada dalam kondisi terbaik ketika kita semua bersatu. Saya menyadari kata-kata saya saat itu tidak membantu menjaga persatuan tersebut,” tulis Martinez dalam pernyataan di media sosial.

Persoalan ini menjadi tantangan tersendiri bagi MU yang sedang berusaha memperbaiki performa. Setelah kekalahan dari Atletico Madrid, perhatian kini beralih ke laga melawan Leeds United, sekaligus bagaimana tim menjaga fokus di tengah sorotan terhadap hubungan pemain dan manajemen.

(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID