Arema FC Tantang Persija, Marcos Santos Tegaskan Rekor Bagus Bukan Jaminan Kemenangan

aremania

Arema FC bertekad bangkit saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027, Rabu (21/10/2026). (Foto ilustrasi: Arema FC)

GEBRAK.ID — Arema FC bertekad bangkit saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027, Rabu (21/10/2026). Meski memiliki catatan tandang yang mengesankan saat melawan Macan Kemayoran, pelatih Arema, Marcos Santos, mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan statistik masa lalu.

Pertandingan Persija melawan Arema FC dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Laga ini menjadi kesempatan bagi Singo Edan untuk memperbaiki hasil setelah menelan kekalahan 1-3 dari Garudayaksa FC pada pertandingan sebelumnya.

Arema memiliki modal positif dalam tiga kunjungan terakhir ke markas Persija. Mereka mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk kemenangan 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno pada Februari 2026 serta kemenangan 3-1 di Stadion Patriot Candrabhaga pada Maret 2025.

Namun, Marcos menilai catatan tersebut hanya menjadi referensi, bukan penentu hasil pertandingan. Menurut pelatih asal Brasil itu, timnya tetap harus bekerja keras dan menjaga konsentrasi sepanjang laga.

“Menurut saya, catatan statistik memang penting sebagai referensi, tetapi angka-angka di atas kertas tidak ikut bermain di lapangan. Kami tetap harus turun ke lapangan, berjuang keras, menjaga fokus penuh, dan tampil terorganisasi,” ujar Marcos dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Selasa (20/10/2026).

Marcos mengakui waktu persiapan Arema cukup terbatas. Karena itu, tim pelatih memprioritaskan pemulihan fisik dan mental pemain setelah kekalahan dari Garudayaksa FC.

“Persiapan kami berjalan baik. Memang tidak banyak waktu yang tersedia. Kami lebih berfokus mengelola kelelahan pemain dan kondisi mental mereka karena kami tahu tidak bermain bagus saat menghadapi Garudayaksa,” katanya.

Ia juga menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan para pemain untuk merespons hasil buruk tersebut. Marcos menyadari Persija merupakan lawan tangguh yang memiliki ambisi bersaing di papan atas. “Ini pertandingan yang sulit melawan tim kuat yang menjadi salah satu kandidat juara,” ucapnya.

Marcos menambahkan, Arema telah mengevaluasi sejumlah kekurangan, terutama dalam aspek taktik, pengendalian emosi, dan organisasi permainan. Perbaikan tersebut diharapkan membantu tim tampil lebih disiplin sekaligus membuka peluang membawa pulang tiga poin dari Bekasi.

Dukungan untuk bangkit juga datang dari perwakilan pemain Arema, Achmad Maulana Syarif. Ia mengakui rangkaian hasil kurang memuaskan bukan situasi yang mudah, tetapi menilai kondisi tersebut dapat memperkuat kebersamaan tim.

“Rentetan kurang baik itu jadi bikin kita lebih kuat, lebih bersama, dan kita bakal tampilin yang terbaik nanti di match lawan Persija,” kata Achmad.

Dari sisi klasemen, Persija masih berada di puncak dengan koleksi 12 poin meski baru saja kalah 2-3 dari Persita Tangerang. Sementara itu, Arema menempati peringkat ke-10 dengan enam poin.

Perbedaan posisi tersebut membuat pertandingan ini penting bagi kedua tim. Persija ingin kembali ke jalur kemenangan, sedangkan Arema membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisinya.

Bagi Marcos, kunci pertandingan bukan sekadar mengandalkan rekor pertemuan, melainkan kemampuan pemain menerapkan strategi, menjaga disiplin, dan memanfaatkan peluang. Arema kini dituntut membuktikan bahwa mereka mampu bangkit ketika menghadapi lawan yang berada di papan atas.

(A. Rayyan K/Sumber: I. League)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID