Mitchell Baker Berpeluang Tembus MLS, Ini Jalur yang Bisa Membawanya ke Liga Elite AS

Mitchell-Lee-Baker-Timnas-Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, berpeluang melanjutkan karier ke Major League Soccer (MLS), kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Amerika Serikat. Peluang itu terbuka setelah pemain berusia 19 tahun tersebut terpilih dalam MLS SuperDraft 2026. (Foto: PSSI)

GEBRAK.ID — Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, berpeluang melanjutkan karier ke Major League Soccer (MLS), kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Amerika Serikat. Peluang itu terbuka setelah pemain berusia 19 tahun tersebut terpilih dalam MLS SuperDraft 2026.

Baker dipilih Colorado Rapids pada urutan ke-10 dalam ajang pemilihan pemain yang berlangsung pada 18 Desember 2025. Saat ini, ia masih memperkuat Georgetown Hoyas, tim sepak bola putra milik Georgetown University yang berkompetisi di liga sepak bola mahasiswa Amerika Serikat.

Informasi tersebut dikonfirmasi melalui laman resmi Georgetown University Athletics dan MLS. Meski sudah terpilih dalam draft, Baker belum otomatis menjadi pemain profesional Colorado Rapids.

Memilih Bertahan di Liga Mahasiswa

Pada musim 2026, Baker memilih tetap bermain bersama Georgetown Hoyas. Keputusan tersebut memberinya kesempatan mendapatkan menit bermain reguler sekaligus mengembangkan kemampuan sebelum melangkah ke level profesional.

Menurut data yang dikutip dalam laporan CNN Indonesia, penyerang kelahiran Melbourne, Australia, itu telah mencetak 10 gol dan menyumbangkan empat assist dalam 11 penampilan musim ini.

Produktivitas Baker juga terlihat dalam dua musim sebelumnya. Pada musim 2025, ia membukukan 14 gol dan tiga assist dari 21 pertandingan. Catatan tersebut mengantarkannya menjadi salah satu pemain paling menonjol di timnya.

Baker memiliki postur sekitar 196 sentimeter. Kombinasi fisik, ketajaman di depan gawang, dan pengalamannya bersama Timnas Indonesia dapat menjadi modal penting untuk bersaing di level profesional.

Situs resmi Georgetown University mencatat Baker sebagai salah satu pemain andalan tim. Pada musim 2025, ia juga mendapat pengakuan sebagai pemain terbaik kedua All-America versi United Soccer Coaches serta masuk dalam tim terbaik BIG EAST.

Hak Colorado Rapids Berlaku hingga 2027

Lantas, bagaimana Baker bisa tampil di MLS?

Colorado Rapids memiliki hak prioritas untuk merekrut Baker setelah memilihnya dalam SuperDraft 2026. Berdasarkan aturan MLS, hak tersebut berlaku hingga 31 Desember 2027 selama pemain yang bersangkutan belum menandatangani kontrak dengan liga dan hak itu tidak diambil alih melalui mekanisme yang berlaku.

Artinya, Baker masih memiliki peluang bergabung dengan Colorado Rapids pada musim mendatang. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada proses perekrutan dan kesepakatan kontrak antara pemain, klub, serta pihak terkait.

Apabila Colorado Rapids tidak menggunakan haknya hingga batas waktu tersebut, klub itu akan kehilangan prioritas untuk merekrut Baker. Setelah itu, peluang pemain untuk bergabung dengan klub MLS lain dapat terbuka sesuai regulasi liga. Baker juga dapat memilih jalur karier profesional di luar MLS.

Karena itu, status sebagai pemain pilihan draft belum menjamin Baker langsung tampil di kompetisi utama MLS. Performa bersama Georgetown Hoyas dan kiprahnya bersama Timnas Indonesia akan menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya menuju sepak bola profesional Amerika Serikat.

(A. Rayyan K/Sumber: Major League Soccer)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID