Mercedes-Benz Percepat Peluncuran Baby G-Class, SUV Off-Road Ini Disiapkan dalam Versi Listrik dan Hibrida

benz gclass.jpeg.jpg

Mobil Mercedes-Benz G-Class AMG 63. (Foto ilustrasi: X-MercedesBenzUSA)

GEBRAK.ID — Mercedes-Benz mempercepat rencana peluncuran Baby G-Class, SUV off-road berukuran lebih ringkas yang dikembangkan sebagai anggota baru keluarga G-Class. CEO Mercedes-Benz Ola Källenius memastikan model yang juga dikenal sebagai Little G itu akan memasuki pasar dalam waktu kurang dari 24 bulan.

Kepastian tersebut disampaikan Källenius dalam wawancara dengan Bloomberg. Ia menyebut kehadiran SUV kompak ini bakal lebih cepat dari perkiraan, meski Mercedes-Benz belum mengumumkan tanggal peluncuran maupun nama produksi resminya.

“Mobil ini akan datang, dan lebih cepat dari yang Anda kira,” ujar Källenius, sebagaimana dikutip Carscoops pada Rabu (21/10/2026).

Mercedes-Benz pertama kali mengumumkan pengembangan Baby G-Class pada 2023. Pada 2025, pabrikan asal Jerman itu memperlihatkan teaser yang menggunakan sebutan “g-Class”. Model ini akan membawa karakter kendaraan off-road G-Class dalam ukuran lebih kecil, tetapi bukan sekadar versi mini dari model yang sudah ada.

Dari sisi konstruksi, Baby G-Class diperkirakan menggunakan sasis ladder-frame atau rangka tangga khusus. Pilihan ini berbeda dari platform Modular Architecture (MMA) yang digunakan sejumlah model kompak Mercedes-Benz. Konstruksi tersebut dirancang untuk mendukung kemampuan kendaraan ketika melintasi medan berat.

Strategi penggeraknya juga berkembang. Jika semula Mercedes-Benz merencanakan model ini hanya dalam versi listrik berbasis baterai, perusahaan kini mempertimbangkan pilihan hibrida. Perubahan tersebut membuka alternatif bagi konsumen yang menginginkan SUV kompak premium tanpa bergantung sepenuhnya pada pengisian daya listrik.

Sejumlah laporan otomotif memperkirakan versi listrik akan menggunakan dua motor dengan sistem penggerak semua roda atau all-wheel drive (AWD), serta baterai berkapasitas 85 kWh berjenis nikel mangan kobalt (NMC). Sementara itu, varian hibrida disebut berpotensi memakai mesin 1.500 cc dengan sistem elektrifikasi seperti yang digunakan pada Mercedes-Benz CLA.

Namun, seluruh rincian teknis tersebut masih berupa perkiraan media otomotif. Mercedes-Benz belum mengonfirmasi spesifikasi final, kapasitas baterai, jarak tempuh, harga, maupun jadwal penjualan di tiap negara.

Dari segi tampilan, Baby G-Class diperkirakan mempertahankan sejumlah ciri khas G-Class, seperti bodi mengotak, posisi kabin tegak, lampu depan bulat, serta lampu belakang yang ditempatkan lebih rendah.

Kehadiran model ini juga berpotensi memperluas persaingan di segmen SUV off-road premium berukuran kompak, termasuk dengan calon Defender Sport dari Land Rover. Meski begitu, Mercedes-Benz belum mengungkap harga maupun target pasar secara terperinci.

(A. Rayyan K/Sumber: Carscoops)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID