Muse Tembus 10,2 Juta Unduhan di AS dalam 40 Hari
Aplikasi asisten kecerdasan buatan (AI) milik Meta, Muse. (Foto: affiversemedia/dok)
GEBRAK.ID, CALIFORNIA – Aplikasi asisten kecerdasan buatan (AI) milik Meta, Muse, mencatat 10,9 juta unduhan dalam 40 hari pertama sejak diluncurkan pada September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10,2 juta unduhan berasal dari Amerika Serikat (AS), menurut data perusahaan intelijen pasar Sensor Tower.
TechCrunch melaporkan pada Selasa (20/10/2026) waktu setempat bahwa pencapaian tersebut menempatkan Muse dalam kelompok terbatas aplikasi seluler yang mampu menembus 10 juta unduhan di AS dalam waktu sekitar 40 hari sejak peluncuran. Analis Senior Sensor Tower, Kara Lee, mengatakan hanya ada 11 aplikasi lain yang sejauh ini berhasil mencapai pencapaian serupa.
Sebelum Muse, aplikasi Threads yang juga dikembangkan Meta mencatat prestasi tersebut pada Juli 2023. Sementara itu, sebagian besar aplikasi lain dalam kelompok tersebut merupakan permainan seluler, seperti Fortnite, PUBG Mobile, dan Pokémon GO. Disney+ menjadi satu-satunya aplikasi nonpermainan lain yang disebut masuk dalam kelompok itu, selain Threads.
Strategi Ekosistem Meta Dorong Pertumbuhan Unduhan
Pencapaian Muse menunjukkan peran strategi pemasaran dan ekosistem digital Meta dalam memperkenalkan produk baru kepada pengguna. Perusahaan tidak hanya mengandalkan pengembangan teknologi, tetapi juga memanfaatkan jaringan layanan yang telah memiliki basis pengguna besar.
Threads, misalnya, dibangun dengan memanfaatkan grafik sosial Instagram. Konten dari platform tersebut juga terintegrasi dengan Facebook dan Instagram sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Baca Juga
Strategi serupa diterapkan pada Muse. Meta memanfaatkan berbagai aplikasi miliknya untuk mempromosikan asisten AI tersebut kepada pengguna. Ekosistem perusahaan itu dilaporkan memiliki 3,6 miliar pengguna aktif harian. Selain promosi melalui platform internal, Meta juga meningkatkan belanja iklan untuk menarik pengguna baru ke Muse.
Data Sensor Tower menunjukkan bahwa porsi belanja iklan Meta yang dialokasikan untuk memasarkan Muse mencapai 39% pada Oktober 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan 23% pada bulan sebelumnya.
Besarnya alokasi iklan tersebut memperlihatkan bahwa strategi pemasaran berbayar turut menjadi bagian penting dalam upaya Meta memperluas jangkauan Muse. Namun, jumlah unduhan belum dengan sendirinya menunjukkan tingkat penggunaan aktif, loyalitas pengguna, maupun keberhasilan aplikasi dalam menghasilkan pendapatan jangka panjang. (*)
(Zaky Al Hamzah/antaranews/techcrunch)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
