Bagas/Apriyani Mundur dari Indonesia Masters 2026 Setelah Cedera Apriyani Kambuh
Ganda campuran Indonesia Bagas Maulana/Apriyani Rahayu saat menghadapi pasangan pasangan Thailand, Phuwanat Horbanluekit/Fungfa Korpthammaki pada babak 16 besar Indonesia Masters 2026 di GOR Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (Foto: Humas Indonesia Masters)
GEBRAK.ID — Langkah ganda campuran Indonesia Bagas Maulana/Apriyani Rahayu terhenti di babak 16 besar Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Mereka memutuskan mundur saat menghadapi pasangan Thailand, Phuwanat Horbanluekit/Fungfa Korpthammakit, di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026), setelah cedera pada kaki Apriyani kembali kambuh.
Bagas/Apriyani sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Mereka merebut gim pertama dengan skor 21-18. Namun, pasangan Thailand bangkit pada gim kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang 21-17.
Pertandingan pun berlanjut ke gim ketiga untuk menentukan pemenang. Sayangnya, Bagas/Apriyani tidak dapat menyelesaikan laga karena kondisi Apriyani terganggu setelah mengalami insiden di lapangan.
Bagas menjelaskan, Apriyani sempat terpeleset ketika berusaha menjangkau bola di area depan lapangan. Insiden itu membuat pasangan Indonesia tersebut kesulitan melanjutkan pertandingan.
“Secara permainan tadi kami bermain sangat baik. Untuk evaluasinya, kami pasti ingin terus berbenah serta menjaga komunikasi dan kekompakan di lapangan,” ujar Bagas.
Baca Juga
Pelatih ganda campuran, Hendra Mulyono, mengatakan insiden tersebut membuat lutut Apriyani kembali terasa sakit. Bagian tubuh itu sebelumnya pernah menjalani operasi akibat cedera.
Tim pelatih kemudian membawa Apriyani ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini serta menentukan penanganan yang tepat.
“Ini dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan selanjutnya. Mudah-mudahan hasilnya baik. Untuk selanjutnya, kami lihat dulu hasil pemeriksaannya,” kata Hendra.
Tim pelatih belum menyampaikan kesimpulan mengenai tingkat keparahan cedera tersebut. Mereka masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menentukan langkah berikutnya bagi Apriyani.
Mundurnya Bagas/Apriyani menjadi pukulan bagi pasangan yang tengah membangun kekompakan di sektor ganda campuran. Keduanya sebelumnya berhasil menembus babak 16 besar setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Low Han Chen/Clarissa San, dengan skor 21-17 dan 21-9 pada babak 32 besar.
PBSI sebelumnya menyebut Bagas dan Apriyani tengah menjalani proses untuk mengembangkan permainan di sektor ganda campuran. Keduanya juga menargetkan peningkatan level kompetisi pada musim berikutnya.
Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 berlangsung pada 20–25 Oktober dan masuk dalam rangkaian BWF World Tour Super 100. Turnamen tersebut digelar di Kudus, Jawa Tengah, dengan diikuti pemain dari berbagai negara.
Kini, perhatian tertuju pada hasil pemeriksaan medis Apriyani. Kondisi tersebut akan menjadi dasar bagi tim pelatih untuk menentukan penanganan dan perkembangan selanjutnya.
(A. Rayyan K/Sumber: PBSI)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID