Jakarta Running Festival 2026 Digelar Akhir Pekan, Ini Daftar Jalan yang Ditutup 24-25 Oktober
Penutupan sejumlah jalan berlangsung mulai dini hari. Pengendara diimbau menghindari kawasan Sudirman, Gatot Subroto, Senayan hingga Rasuna Said selama rekayasa lalu lintas berlangsung.( Foto: ist)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Sejumlah ruas jalan utama di Jakarta akan ditutup sementara pada Sabtu (24/10/2026) dan Minggu (25/10/2026) selama pelaksanaan Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk mendukung pelaksanaan lomba lari yang dipusatkan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.
Berdasarkan informasi rekayasa lalu lintas yang dirilis penyelenggara JRF dan informasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penutupan jalan dilakukan sejak dini hari dan pembukaannya berlangsung secara bertahap setelah pelari terakhir melewati ruas terkait serta perlengkapan lomba selesai dievakuasi.
Penutupan Jalan Sabtu, 24 Oktober 2026
Baca Juga
Pada Sabtu, penutupan jalan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 03.00 hingga 08.45 WIB.
Sejumlah ruas yang terdampak yakni:
Jalan Jenderal Sudirman
Jalan Gatot Subroto sisi utara, dari simpang Jalan Pejompongan Raya hingga simpang Jalan H.R. Rasuna Said.
Jalan Gatot Subroto sisi selatan, dari simpang Jalan Terusan H.R. Rasuna Said hingga simpang Jalan Gerbang Pemuda.
Jalan Gerbang Pemuda
Jalan M.H. Thamrin, khususnya kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Jalan Sisingamangaraja.
Penutupan tersebut berkaitan dengan rute perlombaan pada hari pertama yang mencakup kategori myBCA Jakarta Half Marathon dan Samsung Galaxy 5K.
Penyelenggara menyebut pembukaan jalan tidak dilakukan sekaligus. Ruas yang sudah selesai digunakan pelari akan dibuka kembali secara bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.
Jalan yang Ditutup Minggu, 25 Oktober 2026
Penutupan jalan pada Minggu berlangsung lebih luas. Rekayasa lalu lintas dijadwalkan mulai pukul 02.30 hingga 09.15 WIB.
Berikut ruas jalan yang terdampak:
Jalan Jenderal Sudirman
Jalan Gatot Subroto sisi utara, dari simpang Jalan K.S. Tubun hingga simpang Jalan H.R. Rasuna Said.
Jalan Gatot Subroto sisi selatan, dari simpang Jalan Terusan H.R. Rasuna Said hingga simpang Jalan Palmerah Utara.
Jalan Gerbang Pemuda
Jalan Asia Afrika, dari simpang Jalan Asia Afrika–Gerbang Pemuda hingga simpang Jalan Asia Afrika–Jalan Pintu Satu Senayan.
Jalan M.H. Thamrin
Jalan Medan Merdeka Barat
Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara
Jalan Imam Bonjol, dari simpang Bundaran HI hingga simpang Jalan Taman Suropati.
Jalan H.O.S. Cokroaminoto, dari simpang Jalan Cianjur hingga Jalan H.R. Rasuna Said.
Pada ruas tertentu masih tersedia satu lajur paling kiri untuk kendaraan.
Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur, dengan lajur paling kiri masih dapat digunakan kendaraan.
Daftar tersebut merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas yang disiapkan untuk mengakomodasi rute lomba JRF 2026.
CFD Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said Ditiadakan
Selain penutupan jalan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan Jalan H.R. Rasuna Said pada Minggu (25/10/2026). Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan peniadaan CFD dilakukan karena pada waktu yang sama berlangsung kegiatan internasional yang membutuhkan pengaturan lalu lintas dan pengamanan khusus.
Kebijakan tersebut mengacu pada Pasal 5 ayat (1) Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.
Meski CFD di kawasan tersebut ditiadakan, HBKB tetap berlangsung di sejumlah lokasi lain di Jakarta, antara lain Jalan Sultan Iskandar Muda dan Jalan Puri Kembangan di Jakarta Barat, Jalan Suryopranoto di Jakarta Pusat, Jalan Danau Sunter Selatan di Jakarta Utara, serta Jalan Pemuda di Jakarta Timur.
JRF 2026 Diikuti 37.000 Pelari
Jakarta Running Festival 2026 menjadi salah satu ajang lari berskala internasional di Ibu Kota. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti sekitar 37.000 pelari dari 48 negara.
Rangkaian JRF berlangsung pada 22-25 Oktober 2026 dengan pusat kegiatan di kompleks GBK. Perlombaan utama digelar pada Sabtu dan Minggu.
Pada Sabtu, kategori utama yang digelar adalah myBCA Jakarta Half Marathon dan Samsung Galaxy 5K. Sementara pada Minggu terdapat Hydroplus Marathon dan Le Minerale 10K.
Penyelenggara juga menerapkan sterilisasi penuh pada rute half marathon sehingga jalur yang digunakan pelari tidak berbagi ruang dengan kendaraan bermotor. Untuk kategori marathon, masih terdapat skema share route pada bagian tertentu, tetapi jalur pelari tetap disterilkan selama perlombaan.
Pengendara Diimbau Gunakan Rute Alternatif
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar rute JRF untuk menghindari ruas jalan yang terdampak dan menyesuaikan waktu perjalanan. Dishub DKI juga menerapkan pengalihan arus lalu lintas secara situasional.
Sejumlah kantong parkir disiapkan di sekitar kawasan GBK.
Pemkot Jakarta Pusat mengimbau masyarakat yang hendak menuju lokasi kegiatan untuk memanfaatkan transportasi umum seperti TransJakarta, MRT, LRT, dan KRL Commuter Line sesuai jadwal operasional. Pemerintah DKI Jakarta sebelumnya juga menyatakan peserta JRF yang mengenakan nomor peserta (bib) resmi dapat menggunakan sejumlah layanan transportasi publik milik Pemprov DKI secara gratis selama penyelenggaraan acara.
Masyarakat yang tetap harus berkendara pada Sabtu dan Minggu pagi disarankan mengecek kembali kondisi lalu lintas sebelum berangkat, menghindari ruas yang menjadi lintasan lomba, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Waktu pembukaan jalan dapat berbeda antara satu ruas dan ruas lainnya karena dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi pelari dan proses pembersihan perlengkapan lomba.
(Dinar K/ berbagai sumber)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID