Juara Kelas Indonesia Jaring 8.822 Pendaftar untuk Asah Literasi dan Numerasi Murid

juara kelas indonesia

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq memperkenalkan sekaligus membuka 'Juara Kelas Indonesia', sebuah kompetisi antarsiswa jenjang kelas 5 Sekolah Dasar dari seluruh Indonesia yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukan kemampuan, potensi, dan semangat berkompetisi di tingkat nasional. Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (21/10). (Foto: Shaka/Kemendikdasmen)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Garuda TV dan Educourse untuk menghadirkan kompetisi cerdas cermat tingkat nasional bertajuk Juara Kelas Indonesia. Program ini menjadi ruang bagi murid sekolah dasar untuk mengasah literasi, numerasi, kemampuan berpikir kritis, sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang edukatif dan menyenangkan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, perpaduan unsur pendidikan, persaingan sehat, dan rekreasi sejalan dengan semangat pembelajaran mendalam yang tidak hanya mengejar penguasaan materi, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi serta penalaran murid.

“Diharapkan adik-adik yang mengikuti lomba ini bisa cerdas secara literasi, jago secara numerasi, dan kuat secara karakter. Saya kira, itu tiga kunci keberhasilan adik-adik mengikuti kegiatan Juara Kelas Indonesia ini,” ujar Fajar di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Fajar juga mengingatkan para peserta agar menjaga kejujuran dan menikmati setiap tahapan perlombaan. Pesan tersebut selaras dengan semangat Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemendikdasmen, yakni jujur dan gembira.

“Saya harap adik-adik menjalani lomba ini juga dengan semangat jujur dan gembira. Apa pun hasilnya, adik-adik sudah sampai ke level nasional. Pada dasarnya, adik-adik adalah para juara,” jelas Fajar.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen Moch. Salim Somad menjelaskan bahwa literasi, numerasi, dan karakter merupakan fondasi penting bagi perkembangan murid. Penguatan ketiga aspek itu diharapkan membantu anak bernalar kritis, menyelesaikan persoalan, dan tumbuh menjadi pribadi yang cakap.

Seleksi Berawal dari 8.822 Pendaftar

Juara Kelas Indonesia melewati rangkaian seleksi berjenjang sebelum mencapai babak nasional. Dari 8.822 pendaftar, proses verifikasi dan validasi oleh unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikdasmen menghasilkan 7.292 peserta.

Seleksi tahap pertama menggunakan tes berbasis komputer. Tahapan ini menyaring peserta hingga terpilih 150 sekolah yang mewakili 38 provinsi. Setelah itu, kompetisi berlanjut melalui seleksi regional di 10 wilayah sampai akhirnya terpilih 10 sekolah untuk berlaga pada babak nasional.

Salim berpesan agar peserta tidak hanya mengejar kemenangan. Pertemuan dengan murid dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan untuk mengenal keberagaman budaya, memperluas pertemanan, dan belajar bekerja sama.

“Adik-adik ini akan menjadi Leaders of Tomorrow, pemimpin masa depan yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Selamat berkompetisi, jadilah bintang-bintang yang akan menyinari negeri hari ini,” ujar Salim.

Direktur Utama Garuda TV Fahmi Muhamad Anwari menambahkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. Melalui program ini, Garuda TV ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi, membangun kepercayaan diri, dan membuktikan bahwa prestasi bisa lahir dari sekolah mana pun.

Fahmi menegaskan, predikat juara tidak hanya ditentukan oleh nilai tertinggi, tetapi juga kemauan belajar, keberanian mencoba, kerja sama, karakter baik, dan ketangguhan menghadapi tantangan.

(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID