Tchouameni Buka Suara Soal Insiden dengan Valverde di Real Madrid

valverde madrid

Gelandang Real Madrid, Aurélien Tchouaméni, akhirnya memberikan penjelasan mengenai insiden yang melibatkan dirinya dan Federico Valverde (tampak dalam gambar) di pusat latihan klub pada Mei 2026. (Foto: Real Madrid)

GEBRAK.ID — Gelandang Real Madrid, Aurélien Tchouaméni, akhirnya memberikan penjelasan mengenai insiden yang melibatkan dirinya dan Federico Valverde di pusat latihan klub pada Mei 2026. Pemain tim nasional Prancis itu membantah kabar bahwa dirinya terlibat perkelahian fisik dengan rekan setimnya tersebut.

Tchouaméni mengakui memang terjadi perselisihan di lingkungan tim. Namun, menurut dia, pemberitaan yang berkembang saat itu membesar-besarkan situasi hingga memunculkan anggapan bahwa kedua pemain saling memukul.

“Saya ingin meluruskan semuanya. Tidak ada perkelahian di antara kami. Memang benar ada hal-hal yang terjadi di ruang ganti, tetapi kami tidak pernah berkelahi,” kata Tchouaméni dalam wawancara di The Bridge, seperti dikutip Yahoo Sports melalui AS.

Ia mengakui sempat terjadi situasi yang tidak menyenangkan. Meski demikian, Tchouaméni menegaskan dirinya tidak pernah terlibat adu pukul dengan Valverde.

“Di ruang ganti, terkadang ada perselisihan kecil dan hal-hal semacam itu, tetapi saya tidak pernah baku hantam dengan Valverde. Memang benar ada sesuatu yang tidak menyenangkan terjadi,” ujarnya.

Menurut Tchouaméni, perhatian besar media terhadap Real Madrid membuat persoalan internal yang semestinya bisa diselesaikan di lingkungan tim berkembang menjadi kontroversi luas.

“Masalahnya, ketika Anda berada di Real Madrid, apa pun, sekecil apa pun, bisa dibesar-besarkan dan berubah menjadi tontonan media. Sesuatu yang sebenarnya belum tentu menjadi masalah akhirnya justru menjadi masalah,” katanya.

Valverde Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Insiden tersebut mencuat pada Mei 2026 setelah Valverde mengalami luka di bagian kepala dan menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Gelandang asal Uruguay itu sebelumnya menjelaskan bahwa dirinya tidak dipukul Tchouaméni. Ia mengaku kepalanya terbentur meja saat perselisihan berlangsung.

Real Madrid kemudian membuka proses disipliner terhadap kedua pemain. Melalui pengumuman resmi pada 8 Mei 2026, klub menyatakan keduanya menyesali kejadian tersebut dan telah saling meminta maaf.

Manajemen Real Madrid menjatuhkan denda masing-masing 500.000 euro kepada Tchouaméni dan Valverde. Dengan kurs ilustratif Rp19.000 per euro, nilai denda itu setara sekitar Rp9,5 miliar per pemain.

Klub menyatakan keputusan tersebut sekaligus mengakhiri proses disipliner internal. Meski demikian, penjelasan terbaru Tchouaméni menunjukkan bahwa kedua pemain memiliki penekanan berbeda dalam menggambarkan insiden tersebut.

Mourinho Pilih Fokus ke Depan

Pelatih anyar Real Madrid, José Mourinho, disebut telah mengetahui persoalan itu dan memilih membuka lembaran baru bersama kedua pemain. Langkah tersebut menjadi upaya menjaga suasana tim agar tetap kondusif.

Tchouaméni berharap kontroversi itu tidak terus membayangi hubungan antarpemain. Ia menilai perhatian seharusnya kembali tertuju pada kepentingan tim, bukan spekulasi mengenai konflik di ruang ganti.

Meski begitu, perbedaan penjelasan mengenai kejadian tersebut masih menjadi bahan pembicaraan penggemar. Real Madrid sendiri telah menuntaskan sanksi internal dan meminta kedua pemain bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

(A. Rayyan K/Sumber: Real Madrid)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID