GEBRAK.ID; JAKARTA – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 mencatat partisipasi masif. Berdasarkan data sementara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebanyak 1.899.878 peserta mengikuti asesmen yang digelar serentak di berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia, Selasa (7/4/2026).
Angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa transformasi digital dalam sistem evaluasi pendidikan nasional kian diterima oleh sekolah, siswa, dan orang tua.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan hari pertama.
“Kami bersyukur pelaksanaan TKA hari pertama berjalan dengan baik. Ini merupakan hasil kerja bersama banyak pihak, mulai dari sekolah, guru, pengawas, hingga tim teknis di pusat dan daerah,” ujar Toni di Jakarta.
Digelar 4 Sesi Sejak Pagi
Pelaksanaan TKA dimulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB dan dibagi ke dalam empat sesi untuk memastikan distribusi peserta lebih merata serta meminimalkan kendala teknis.
Rinciannya:
* Sesi 1: 700.532 peserta
* Sesi 2: 675.330 peserta
* Sesi 3: 419.391 peserta
* Sesi 4: 104.625 peserta
Skema pembagian sesi ini sebelumnya telah disiapkan Kemendikdasmen agar sekolah dapat menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi infrastruktur masing-masing, termasuk kesiapan perangkat dan jaringan internet.
Dengan pengaturan waktu yang fleksibel, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dalam suasana yang aman dan nyaman.
TKA Susulan Disiapkan untuk Kondisi Kahar
Kemendikdasmen juga memastikan hak peserta tetap terlindungi. Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti TKA karena terdampak bencana atau kondisi kahar lainnya, pemerintah menyiapkan jadwal TKA susulan pada Mei 2026.
“Peserta yang berhalangan karena kondisi tertentu tetap diberikan kesempatan mengikuti TKA susulan, sehingga seluruh siswa memperoleh hak yang sama dalam asesmen ini,” jelas Toni.
Kolaborasi Jadi Kunci
Menurut Kemendikdasmen, keberhasilan hari pertama TKA tidak semata ditentukan oleh kesiapan sistem pusat, melainkan juga strategi pengaturan di tingkat satuan pendidikan. Dukungan pemerintah daerah, sekolah, orang tua, serta kesiapan peserta didik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pelaksanaan.
“Kami percaya ini adalah proses belajar bersama. Dengan kolaborasi dan saling memahami, kita dapat menghadirkan sistem evaluasi yang semakin baik untuk anak-anak kita,” tutup Toni.
Pelaksanaan TKA SMP 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memetakan kemampuan akademik siswa secara nasional. Data hasil asesmen ini nantinya akan menjadi rujukan dalam perbaikan kebijakan pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di berbagai daerah.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Hampir 1,9 Juta Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP 2026, Kemendikdasmen: Berjalan Tertib dan Terkendali"