![]() |
| Kantor pusat Pertamina (Foto:Wikipedia) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID; JAKARTA – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM jenis RON 98 atau Pertamax Turbo menjadi Rp19.400 per liter per Sabtu, 18 April 2026. Kenaikan ini mencapai sekitar Rp6.300 per liter dibandingkan bulan sebelumnya dan menjadi salah satu lonjakan paling tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Kenaikan drastis tersebut langsung memicu perhatian publik. Namun, jika dilihat dalam konteks regional, harga BBM oktan tinggi di Indonesia masih perlu dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya yang juga mengalami tekanan harga energi global.
Perbandingan Harga BBM RON Tinggi di ASEAN (Update 2026)
• Indonesia
Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.400/liter
Naik tajam, kini masuk kelompok harga menengah atas di ASEAN
• Singapura
RON 98: sekitar Rp50.000 – Rp55.000/liter
Tetap termahal di ASEAN akibat pajak tinggi dan tanpa subsidi
• Thailand
RON tinggi: sekitar Rp21.000 – Rp27.000/liter
Lebih mahal dari Indonesia setelah penyesuaian harga terbaru
• Malaysia
RON 97: sekitar Rp20.000 – Rp22.000/liter
Sedikit di atas Indonesia, meski masih mendapat skema subsidi terbatas
• Filipina
RON 97–100: sekitar Rp24.000 – Rp31.000/liter
Lebih mahal dari Indonesia, tergantung wilayah dan SPBU
• Vietnam (Update terbaru April 2026)
RON 95: sekitar Rp15.600/liter setelah pemangkasan pajak
Masih jauh lebih murah dari Indonesia karena intervensi pemerintah
• Kamboja (Update terbaru April 2026)
Bensin (RON 92–95): sekitar Rp21.000/liter
Sedikit lebih mahal dari Indonesia, meski pemerintah beri subsidi tambahan
Posisi Indonesia Berubah Drastis
Sebelum kenaikan April 2026, Indonesia termasuk negara dengan harga BBM relatif murah di ASEAN. Namun kini:
• Tidak lagi masuk kategori murah
• Berada di level menengah–atas kawasan
• Lebih mahal dari Vietnam
• Mendekati Malaysia
• Masih di bawah Singapura dan Filipina.
Kenapa Harga BBM ASEAN Sama-sama Naik?
Kenaikan harga di berbagai negara ASEAN dipicu oleh faktor yang sama, antara lain:
• Lonjakan harga minyak mentah dunia
• Gangguan pasokan global akibat konflik geopolitik
• Pelemahan nilai tukar terhadap dolar AS
• Pengurangan subsidi energi di beberapa negara
Bahkan, Vietnam sampai harus memangkas pajak bahan bakar hingga nol persen untuk menahan lonjakan harga domestik.
Kenaikan Pertamax Turbo ke Rp19.400 per liter memang terasa “gila-gilaan” di dalam negeri. Namun dalam perspektif ASEAN, harga tersebut masih tergolong kompetitif meski tidak lagi murah.
Perubahan posisi ini menjadi sinyal bahwa Indonesia kini semakin terdampak dinamika global. Dan kebijakan energi ke depan akan sangat menentukan stabilitas harga BBM bagi masyarakat.
(Berbagai Sumber)

Posting Komentar untuk "Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter, Ini Perbandingan Terbaru Harga BBM RON 98 di ASEAN "