![]() |
| Ikan sapu-sapu DKI Jakarta (Foto: beritajakarta.id) |
GEBRAK.ID; JAKARTA — Sejumlah pedagang siomay mengungkap cara sederhana untuk membedakan siomay berbahan ikan tenggiri dengan siomay yang diduga menggunakan ikan sapu-sapu. Edukasi ini disampaikan menyusul kekhawatiran masyarakat atas penggunaan bahan baku yang tidak layak dalam jajanan populer tersebut.
Seperti banyak diketahui beberapa waktu belakangan ini atau sepanjang April 2026, Pemrov DKI Jakarta melakukan pembersihan besar-besaran ikan sapu-sapu dari sungai-sungai di Jakarta.
Apa perbedaannya?
Pedagang menyebut perbedaan dapat dikenali dari tiga aspek utama, yakni warna, aroma, dan tekstur.
Pedagang siomay di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, Angga, menjelaskan bahwa siomay berbahan ikan tenggiri umumnya memiliki warna lebih cerah dan cenderung putih. “Dagingnya cerah, warnanya agak putih, empuk,” ujarnya.
Sebaliknya, siomay yang menggunakan ikan sapu-sapu cenderung tampak kusam atau keabu-abuan. Hal ini karena kualitas daging ikan yang berbeda dan tidak sebaik ikan laut seperti tenggiri.
Aroma Menjadi Indikator Penting
Siomay berbahan tenggiri biasanya memiliki bau gurih khas ikan segar. Sementara itu, siomay dari ikan sapu-sapu memiliki aroma amis yang lebih tajam dan menyengat, bahkan setelah dimasak.
“Kalau yang pakai sapu-sapu biasanya lebih amis,” kata Angga.
Tekstur dan rasa jadi pembeda
Selain itu, tekstur siomay juga bisa menjadi petunjuk. Pedagang lain, Wandi, mengatakan siomay berbahan tenggiri memiliki tekstur lembut dan tidak lengket saat digigit.
Sebaliknya, siomay dari ikan sapu-sapu cenderung lebih keras, alot, bahkan terasa lengket. “Kalau sapu-sapu pasti agak lengket,” ujar Wandi yang telah berjualan selama puluhan tahun.
Dari sisi rasa, siomay tenggiri dikenal lebih gurih dan nikmat, sementara siomay berbahan ikan sapu-sapu bisa meninggalkan rasa tidak alami di lidah.
Kenapa masih ada yang pakai ikan sapu-sapu?
Menurut para pedagang, faktor ekonomi menjadi alasan utama. Harga ikan tenggiri jauh lebih mahal dibanding ikan sapu-sapu, sehingga sebagian oknum mencoba menekan biaya produksi dengan bahan yang lebih murah.
Namun, pedagang menegaskan praktik tersebut tidak dilakukan semua penjual. Banyak pelaku usaha tetap menjaga kualitas dengan menggunakan ikan tenggiri atau campuran bahan lain yang aman dikonsumsi.
Imbauan ke masyarakat
Masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli siomay, terutama dengan memperhatikan warna, aroma, dan tekstur. Jika siomay tampak kusam, berbau amis menyengat, dan bertekstur keras atau lengket, sebaiknya dihindari.
Langkah ini penting untuk memastikan keamanan pangan sekaligus menjaga kualitas jajanan yang dikonsumsi sehari-hari
(berbagai sumber)

Posting Komentar untuk "Terungkap! Ini Cara Mudah Bedakan Siomay Ikan Sapu-sapu dan Tenggiri, Jangan Sampai Tertipu"