GEBRAK.ID – Sebuah prosesi pemakaman tak biasa di China menjadi sorotan publik setelah jenazah seorang pria dikuburkan bersama mobil mewah miliknya yang ditaksir bernilai sekitar Rp2,7 miliar. Peristiwa ini viral di media sosial dan memicu perdebatan luas terkait tradisi, hukum, hingga dampak lingkungan.
Peristiwa tersebut terjadi pada 9 April 2026 di sebuah desa di Liaoyang, Provinsi Liaoning, China. Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil mewah merek Mercedes-Benz berwarna hitam diturunkan ke dalam liang kubur menggunakan alat berat, sebelum akhirnya ditimbun tanah bersama jenazah pemiliknya.
Menurut laporan media lokal yang dikutip dari South China Morning Post, pria yang meninggal dunia tersebut diketahui merupakan kolektor mobil mewah berusia sekitar 70-an tahun. Keluarganya mengaku sengaja menguburkan mobil itu sebagai bentuk penghormatan terakhir agar sang mendiang dapat “hidup nyaman” di alam setelah kematian.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan melibatkan puluhan warga setempat. Mobil yang akan dikubur bahkan dihias dengan kain dan pita merah—simbol keberuntungan dalam budaya China.
Namun, tindakan tersebut menuai kontroversi. Dalam tradisi pemakaman China, umumnya keluarga hanya membakar replika benda dari kertas seperti mobil, rumah, atau uang sebagai simbol bekal bagi arwah, bukan menguburkan benda asli bernilai tinggi.
Sejumlah warganet menilai aksi tersebut sebagai bentuk pamer kekayaan, sementara yang lain menganggapnya sebagai ekspresi bakti keluarga kepada orang tua. Di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait potensi pencemaran lingkungan akibat penguburan kendaraan utuh di dalam tanah.
Pihak berwenang pun turun tangan. Kantor urusan sipil setempat menyatakan bahwa praktik tersebut melanggar aturan penggunaan lahan dan tidak sesuai ketentuan pemakaman. Keluarga mendiang telah ditegur dan diminta bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.
Seorang pengacara lokal juga mengingatkan bahwa penguburan kendaraan tanpa prosedur resmi dapat berujung pada sanksi administratif. Bahkan, jika ditemukan pelanggaran lain seperti manipulasi pelat nomor, pelaku bisa menghadapi hukuman lebih berat.
Kasus ini menjadi perbincangan hangat di China, dengan jutaan penayangan di media sosial. Peristiwa tersebut kembali membuka diskusi tentang batas antara tradisi, ekspresi duka, dan kepatuhan terhadap hukum serta lingkungan di era modern.
(berbagai sumber)

Posting Komentar untuk "Viral di China, Jenazah Pria Dikubur Bersama Mobil Mewah Rp2,7 Miliar, Keluarga Terancam Sanksi"