Arab Saudi Luncurkan Aplikasi Haji Tawakkalna dengan 19 Bahasa, Termasuk Indonesia!

Arab Saudi sediakan aplikasi Tawakkalna yang bisa diakses dengan 19 bahasa di dunia, termasuk bahasa Indonesia. (Foto: Freepik) 
 
Editor: Devona R
 
GEBRAK.ID; RIYADH – Pemerintah Arab Saudi resmi menyiapkan aplikasi super Tawakkalna yang mendukung 19 bahasa internasional untuk memudahkan jemaah haji 2026. Langkah ini menjadi terobosan besar dalam transformasi digital layanan ibadah haji.

Mengutip rilis resmi Saudi Gazette, Kamis (14/5/2026), aplikasi Tawakkalna kini dapat diakses dalam bahasa Indonesia, Arab, Inggris, Hindi, Urdu, Turki, Perancis, Bengali, Persia, Melayu, Rusia, Mandarin, Filipina, Jerman, Belanda, Jepang, Italia, Spanyol, dan Portugis.

Tujuan Utama Aplikasi Tawakkalna

Aplikasi yang dikelola Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) ini dirancang untuk menyederhanakan prosedur layanan haji dan meningkatkan kenyamanan jemaah di Mekkah, Madinah, serta area Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Ini merupakan bagian nyata dari Saudi Vision 2030 dan Program Doyof Al-Rahman untuk meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji dan umrah.

Manfaat Luar Biasa untuk Jemaah Haji

1. Akses 1.300+ layanan digital dari 350 lembaga pemerintah Saudi dalam satu genggaman.

2. Menampilkan izin haji digital melalui integrasi dengan platform Tasreeh (sistem perizinan haji terpadu).

3. Dokumen elektronik lengkap seperti kartu izin haji, izin masuk Mekkah, izin kerja, izin kendaraan, dan izin sukarelawan.

4. Layanan lintas sektor: kesehatan, pendidikan, hukum, pariwisata, profesional, hingga hiburan.

Isi dan Fitur Aplikasi

Tawakkalna tidak hanya untuk izin masuk. Jemaah bisa mengakses:

· Informasi kesehatan dan darurat medis

· Panduan lokasi ibadah di Armuzna

· Laporan dan statistik haji real-time

· Perizinan digital untuk berbagai keperluan selama haji

Saat ini, aplikasi telah digunakan lebih dari 35 juta pengguna dan menjadi tulang punggung ekosistem digital terpadu kerajaan.

Ada Bahasa Indonesia, Benarkah?

Ya, 100% benar. Bahasa Indonesia secara resmi masuk dalam 19 bahasa yang didukung Tawakkalna. Hal ini dikonfirmasi Saudi Gazette dan situs resmi SDAIA. Jemaah Indonesia dapat mengoperasikan aplikasi sepenuhnya dalam bahasa ibu mereka, memudahkan navigasi dan pemahaman layanan.

Dengan dukungan penuh bahasa Indonesia, diharapkan jemaah haji asal Indonesia  yang jumlahnya selalu terbesar di dunia  dapat mengakses semua layanan digital dengan mudah, aman, dan nyaman.

Tawakkalna bukan sekadar aplikasi, melainkan pintu digital menuju haji yang mudah dan modern. Dengan 19 bahasa dan 1.300 layanan, Arab Saudi memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal dalam teknologi. Jemaah Indonesia pun kini bisa beribadah dengan lebih tenang karena panduan haji ada di genggaman, dalam bahasa sendiri.

(berbagai sumber)