Editor: Damar Pratama
Ousmane Dembele masuk dalam daftar pemain elite yang pernah mencetak tiga gol dalam satu laga untuk Prancis di ajang Piala Dunia. (Foto: Instagram/Opta)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Ousmane Dembele tampil luar biasa saat mengantarkan Timnas Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu mencetak hattrick saat Les Bleus membungkam Norwegia 4-1 dan sekaligus menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Prancis.
Bertanding di Stadion Gillette, Foxborough, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB, Dembele menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Norwegia. Tiga gol yang dicetaknya seluruhnya lahir pada babak pertama, sebelum Desire Doue melengkapi kemenangan Prancis lewat gol di masa injury time.
Sementara itu, satu-satunya gol balasan Norwegia dicetak Thelo Aasgaard yang sempat memperkecil ketertinggalan. Namun gol tersebut tak mampu menghentikan dominasi Prancis yang tampil efektif sepanjang pertandingan.
Masuk Daftar Eksklusif Bersama Mbappe dan Just Fontaine
Hattrick yang dicetak Dembele bukan sekadar membawa Prancis meraih tiga poin dan memastikan diri sebagai juara Grup I dengan nilai sempurna. Torehan tersebut juga mengantarkannya masuk dalam daftar pemain elite yang pernah mencetak tiga gol dalam satu laga untuk Prancis di ajang Piala Dunia.
Sebelum Dembele, hanya ada dua nama yang mampu melakukannya. Yang pertama adalah legenda sepak bola Prancis, Just Fontaine, yang mencetak hattrick ke gawang Paraguay pada Piala Dunia 1958.
Bahkan, Fontaine juga pernah membukukan empat gol dalam satu pertandingan saat menghadapi Jerman Barat di turnamen yang sama. Rekor 13 gol Fontaine dalam satu edisi Piala Dunia hingga kini masih belum terpecahkan.
Nama kedua adalah Kylian Mbappe. Sang kapten Timnas Prancis mencatatkan hattrick spektakuler saat menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2022. Meski tampil gemilang, Mbappe harus menerima kenyataan pahit karena Prancis kalah melalui adu penalti.
Kini, Ousmane Dembele resmi menjadi pemain ketiga yang bergabung dalam daftar bergengsi tersebut.
Tetap Membumi Meski Bersinar
Meski tampil sebagai bintang lapangan, Dembele memilih merespons pencapaian tersebut dengan rendah hati. "Ini adalah momen yang sangat spesial dan penting bagi saya," ujar Dembele seperti dikutip RMC Sport.
Pemain berusia 29 tahun itu mengaku masih ingin terus meningkatkan performanya dan tidak ingin cepat merasa puas. "Saya merasa pernah tampil lebih berpengaruh saat melawan Senegal atau Republik Irlandia. Yang paling penting adalah kami tetap menjaga fokus karena tantangan yang lebih besar masih menunggu," katanya.
Dembele juga menambahkan bahwa keberhasilan Prancis sejauh ini merupakan hasil kerja kolektif, bukan semata-mata karena kontribusi individu.
"Saya merasa sangat nyaman, baik di lapangan maupun bersama tim. Kami harus terus memikirkan kepentingan tim. Hal terpenting belum datang dan kami tidak boleh terlena," tegas Dembele.
Prancis Siap Menatap Babak Gugur
Kemenangan atas Norwegia memastikan Prancis menyapu bersih seluruh pertandingan di Grup I dengan koleksi sembilan poin. Les Bleus pun melangkah ke babak 32 besar sebagai juara grup.
Kini skuad asuhan Didier Deschamps tinggal menunggu lawan berikutnya. Berdasarkan bagan turnamen, Prancis berpeluang menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik, yakni Swedia dari Grup F atau wakil Grup G yang masih diperebutkan oleh Mesir, Iran, Belgia, dan Selandia Baru.
Dengan performa Dembele yang sedang menanjak, ditambah kualitas pemain seperti Kylian Mbappe, Aurélien Tchouaméni, hingga Désiré Doué, Prancis kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
(Sumber: RMC Sport)