![]() |
| Timnas Ekuador di Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA) |
GEBRAK.ID – Satu lagi kisah dramatis terukir di Piala Dunia 2026. Timnas Ekuador sukses mencuri perhatian dunia setelah menumbangkan raksasa Eropa, Jerman, dengan skor 2-1 pada laga pamungkas Grup E yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Jumat (25/6/2026) dini hari WIB.
Kemenangan comeback yang dramatis ini bukan hanya memastikan tiket La Tri ke fase gugur, tetapi juga menjadi salah satu kisah paling mengejutkan sepanjang turnamen. Tanpa butuh waktu lama, media sosial pun langsung dipenuhi gelombang pujian dari penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Jalan Terjal Comeback La Tri
Jerman, yang sudah memastikan diri sebagai juara grup, sebenarnya membuka pertandingan dengan sempurna. Baru dua menit laga berjalan, Leroy Sané membawa Die Mannschaft unggul lewat penyelesaian klinis yang membuat publik MetLife Stadium bergemuruh. Gol cepat ini sempat menuai protes dari kubu Ekuador yang menganggap ada pelanggaran dalam proses terciptanya gol.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan beberapa menit. Ekuador menunjukkan mental baja dan berhasil menyamakan skor pada menit kesembilan. Nilson Angulo menjadi pahlawan kala itu dengan tendangan jarak jauh spektakuler yang gagal diantisipasi kiper legendaris Jerman, Manuel Neuer.
Setelah bermain imbang 1-1 hingga turun minum, pertandingan berlangsung semakin sengit di babak kedua. Jerman mendominasi penguasaan bola dan sempat mendapat hadiah penalti di awal babak kedua, namun keputusan tersebut dibatalkan setelah pengecekan VAR karena adanya pelanggaran lebih dulu. Rapatnya pertahanan La Tri membuat peluang-peluang Jerman gagal berbuah gol.
Pahlawan Kemenangan di Menit Akhir
Momen yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-77. Gonzalo Plata muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol kemenangan. Bermula dari situasi tendangan sudut, sundulan Kevin Rodriguez meneruskan bola yang kemudian disambar oleh Plata untuk mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut langsung memicu selebrasi besar para pemain dan suporter Ekuador yang memenuhi stadion.
Kemenangan ini menjadi sejarah tersendiri bagi Ekuador. Untuk pertama kalinya mereka berhasil mengalahkan Jerman di ajang Piala Dunia. Sebelumnya, kedua tim pernah bertemu pada edisi 2006 dan saat itu Ekuador harus menyerah 0-3 dari Die Mannschaft.
Hasil tersebut sekaligus mengantar Ekuador melaju ke babak gugur untuk kedua kalinya dalam sejarah setelah pencapaian serupa pada Piala Dunia 2006. Mereka lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, mengumpulkan empat poin. Prestasi ini terasa semakin istimewa karena diraih dengan mengalahkan salah satu negara tersukses dalam sejarah sepak bola dunia.
Reaksi Heboh dan Spekulasi Warganet
Tak lama setelah peluit panjang dibunyikan, tagar #Ecuador, #Germany, dan #GonzaloPlata langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial X. Banyak warganet mengaku terkejut melihat hasil pertandingan tersebut.
"Keren banget ini, gak nyangke sebenernya bisa ngalahin Jerman," ujar @temennyasawi.
"Selamat Ekuador mampu mengalahkan Jerman. Sejarah tercipta lagi di piala dunia," ucap @wahyuwhdn.
"Jerman jadi tim kuat pertama yang keok di Pildun kali ini, meskipun tampil tidak ngoyo karena sudah memastikan diri jadi juara grup dan memasukkan banyak pemain cadangan. Di sisi lain, Ekuador juga tampil keren dan solid. Mereka layak menang dan lolos ke babak knock out," kata @PaundraJuve.
Di sisi lain, sejumlah komentar menyebut Jerman sengaja bermain setengah hati. "Jerman mode mencari cara agar Korsel ga lolos wkwkw," kata @feliziadez. "Sepertinya Jerman main setengah hati ya... Save buat fase berikutnya biar boom," ujar @joko3yuda.
Terlepas dari spekulasi tersebut, kemenangan ini menjadi bukti bahwa sepak bola adalah drama yang penuh kejutan. Ekuador pantas berdiri sejajar dengan para raksasa dunia setelah performa gemilang mereka di pentas Piala Dunia 2026.
(Berbagai Sumber)
