Editor: Devona R
Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Foto: UMY)
GEBRAK.ID -- Webometrics kembali merilis pemeringkatan perguruan tinggi edisi Juli 2026 yang mencakup lebih dari 32 ribu universitas di seluruh dunia. Dalam daftar tersebut, sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia berhasil menempati posisi terbaik berdasarkan kualitas visibilitas digital, dampak penelitian, keterbukaan akademik, dan keunggulan publikasi ilmiah.
Menariknya, kampus-kampus yang berada di bawah jaringan Muhammadiyah mendominasi daftar 20 besar PTS terbaik di Indonesia. Dari total 20 perguruan tinggi yang masuk pemeringkatan, tercatat ada sembilan kampus Muhammadiyah.
Telkom University masih menjadi PTS terbaik di Indonesia dengan menempati peringkat dunia ke-816. Posisi kedua ditempati Universitas Muhammadiyah Surakarta, disusul Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta di urutan ketiga.
JANGAN TERLEWATKAN 10 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026, Kampus Muhammadiyah Kembali Mendominasi
Sementara itu, Binus University berada di posisi keempat, sedangkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melengkapi lima besar.
Webometrics menjelaskan bahwa pemeringkatan ini tidak hanya mengukur kualitas penelitian, tetapi juga memperhatikan eksistensi digital perguruan tinggi, pengaruh akademik, keterbukaan akses terhadap publikasi ilmiah, hingga visibilitas kampus di tingkat global.
Daftar 20 PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Edisi Juli 2026
1. Telkom University
Peringkat dunia: 816
2. Universitas Muhammadiyah Surakarta
Peringkat dunia: 1119
3. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
Peringkat dunia: 1134
4. Binus University
Peringkat dunia: 1148
5. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Peringkat dunia: 1187
6. Universitas Islam Indonesia
Peringkat dunia: 1189
7. Universitas Muhammadiyah Malang
Peringkat dunia: 1293
8. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA)
Peringkat dunia: 1338
9. Universitas Teknokrat Indonesia
Peringkat dunia: 1367
10. Universitas Kristen Satya Wacana
Peringkat dunia: 1529
11. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Peringkat dunia: 1581
12. Universitas Islam Bandung
Peringkat dunia: 1620
13. Universitas Muhammadiyah Jakarta
Peringkat dunia: 1634
14. Universitas Muhammadiyah Makassar
Peringkat dunia: 1646
15. Universitas Esa Unggul
Peringkat dunia: 1661
16. Universitas Muhammadiyah Jember
Peringkat dunia: 1662
17. Universitas Islam Malang
Peringkat dunia: 1664
18. Universitas Mercu Buana
Peringkat dunia: 1693
19. Universitas Medan Area
Peringkat dunia: 1705
20. Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Peringkat dunia: 1776
Dominasi Kampus Muhammadiyah
JANGAN TERLEWATKAN 20 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi UniRanks 2026, Kampus Muhammadiyah Kuasai Papan Atas
Berdasarkan daftar tersebut, terdapat sembilan perguruan tinggi Muhammadiyah yang berhasil masuk dalam 20 besar PTS terbaik di Indonesia, yakni:
* Universitas Muhammadiyah Surakarta
* Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
* Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
* Universitas Muhammadiyah Malang
* Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA)
* Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
* Universitas Muhammadiyah Jakarta
* Universitas Muhammadiyah Makassar
* Universitas Muhammadiyah Jember
Indikator Penilaian Webometrics
Webometrics menggunakan tiga indikator utama dalam menyusun pemeringkatan perguruan tinggi dunia, yaitu:
* Visibilitas, yakni dampak berdasarkan jumlah domain rujukan eksternal menggunakan data Ahrefs dengan bobot 50 persen.
* Transparansi, yaitu jumlah sitasi dari 310 peneliti paling banyak dikutip berdasarkan Google Scholar dengan bobot 10 persen.
* Keunggulan, yakni jumlah publikasi ilmiah yang masuk 10 persen paling banyak dikutip pada periode 2019–2023 berdasarkan Scopus/SCImago dengan bobot 40 persen.
JANGAN TERLEWATKAN Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi THE: Binus Teratas, Kampus Jaringan Muhammadiyah Mendominasi
Selain itu, pemeringkatan juga mempertimbangkan dampak penelitian dan keilmuan, keterbukaan akademik, keterlibatan digital, serta kontribusi universitas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Keterbatasan Pemeringkatan
Webometrics mengakui pemeringkatan ini memiliki sejumlah keterbatasan. Di antaranya, hasil peringkat sangat dipengaruhi oleh ukuran institusi dan output yang dihasilkan. Selain itu, universitas tidak dikelompokkan berdasarkan jenis atau karakteristiknya, seperti perguruan tinggi riset maupun perguruan tinggi komunitas.
Kampus yang memiliki banyak domain atau pengelolaan domain yang kurang optimal juga berpotensi memperoleh nilai visibilitas lebih rendah.
Sementara itu, aspek seperti desain situs web, pengalaman pengguna, jumlah pengunjung situs, maupun aktivitas pemasaran dan periklanan tidak menjadi bagian dari indikator penilaian Webometrics.
(Sumber: Webometrics)