Anggie Chalik Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia di Asian Boxing U19 dan U23 2026

Petinju Indonesia Anggie Intania Chalik berfoto sambil memegang bendera Merah Putih seusai merebut medali emas kelas terbang ringan putri (45-48kg) Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). (Foto: Antara/Aloysius Lewokeda)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Petinju muda Indonesia, Anggie Intania Chalik, sukses mengharumkan nama bangsa setelah merebut medali emas pada ajang Asian Boxing U19 dan U23 2026. Tampil di hadapan publik sendiri, Anggie menundukkan wakil India, Gunjan, pada partai final yang berlangsung di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan medali emas pertama yang diraih Indonesia dalam kejuaraan Asian Boxing U19 dan U23, yang tahun ini untuk pertama kalinya digelar di Tanah Air.

Menang Dramatis Lewat Split Decision

Anggie memastikan gelar juara di kelas terbang ringan putri U19 (45-48 kilogram) setelah menang melalui keputusan terbelah atau split decision.

Tiga dari lima juri memberikan kemenangan untuk Anggie dengan skor 29-28, sementara dua juri lainnya menilai Gunjan unggul dengan skor yang sama.

Hasil itu memastikan petinju berdarah Papua-Sumatera tersebut berdiri di podium tertinggi sekaligus mempersembahkan medali emas bagi kontingen Merah Putih.

Dominan Sejak Awal Pertandingan

Sejak ronde pertama dimulai, duel berlangsung sengit. Anggie langsung mengambil inisiatif menyerang dengan mengandalkan pergerakan cepat sambil terus mencari celah pertahanan lawannya.

Didukung penuh penonton tuan rumah, Anggie beberapa kali mendaratkan jab keras ke arah kepala Gunjan. Meski demikian, petinju India itu mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali melancarkan serangan balasan.

Memasuki ronde kedua, tekanan dari Gunjan semakin meningkat. Serangkaian pukulan sempat memaksa Anggie lebih banyak bertahan.

Namun, setelah berhasil keluar dari tekanan, Anggie membalikkan keadaan dengan melancarkan kombinasi pukulan ke arah kepala dan tubuh lawan hingga membuat Gunjan lebih banyak bertahan di tali ring.

Tutup Pertandingan dengan Agresif

Pada ronde penentuan, Anggie kembali meningkatkan intensitas serangannya.

Ia tetap mengandalkan mobilitas tinggi dengan terus bergerak mengitari lawan sambil melepaskan pukulan-pukulan akurat yang berkali-kali menembus pertahanan Gunjan.

Ketahanan fisik dan konsistensi serangan yang ditunjukkan Anggie hingga bel akhir berbunyi menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkannya meraih kemenangan.

Raih Emas Pertama Indonesia


Keberhasilan Anggie menjadi pencapaian tertinggi Indonesia pada Asian Boxing U19 dan U23 2026.

Sebelumnya, tim Merah Putih telah mengoleksi lima medali perunggu yang dipersembahkan Linda Sarui Langi Malin, Maria Mesita Manguntu, Riko Praveg, Joshua Toni Marties Lahin, dan Viktor Wengkang.

Medali emas Anggie sekaligus menjadi suntikan semangat bagi perkembangan olahraga tinju nasional dan menunjukkan potensi besar atlet-atlet muda Indonesia untuk bersaing di level Asia.

(Sumber: Antara)