Bukan Sekadar Duel Tinju, Tyson Fury dan Mariusz Wach Perebutkan Sabuk Kemanusiaan WBC METTA

Poster laga tinju kelas berat Tyson Fury (kiri) melawan Mariusz Wach untuk memperebutkan sabuk WBC Metta Humanitarian yang dipublikasikan World Boxing Council (WBC) dalam laman resmi, Selasa (21/7/2026). (Foto: WBC)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID -- Mantan juara dunia kelas berat Tyson Fury akan kembali naik ring menghadapi petinju veteran asal Polandia, Mariusz Wach, dalam pertarungan yang memiliki makna lebih dari sekadar memperebutkan kemenangan. Keduanya dijadwalkan bertarung memperebutkan sabuk WBC METTA Humanitarian di Stadion Maz Muay Thai, Pattaya, Thailand, pada 24 Juli 2026.

World Boxing Council (WBC) menjelaskan sabuk WBC METTA Humanitarian merupakan penghargaan khusus yang diberikan kepada petinju yang tidak hanya berprestasi di atas ring, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Menurut WBC, sabuk tersebut diciptakan sebagai bentuk apresiasi terhadap individu yang menggunakan popularitasnya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sabuk itu terinspirasi dari konsep "Metta" dalam budaya Thailand yang bermakna kasih sayang, kebaikan, dan kepedulian tanpa pamrih kepada sesama.

Melalui penghargaan tersebut, WBC ingin menegaskan bahwa dunia tinju bukan hanya melahirkan juara, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mendorong perubahan sosial yang lebih baik.

Pertarungan Tyson Fury melawan Mariusz Wach akan berlangsung selama 12 ronde dan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan olahraga sekaligus aksi amal di Pattaya.

Bagi Fury, laga ini memiliki arti khusus. Mantan pemegang gelar juara dunia WBA Super, IBF, WBO, IBO, dan WBC itu mengaku pengalaman berada di Pattaya membuatnya melihat langsung berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat setempat.

Pengalaman tersebut mendorong petinju berjuluk The Gypsy King itu menjadikan pertarungan kali ini sebagai ajang untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Fury kemudian memutuskan seluruh hasil penjualan tiket pertandingan akan disalurkan untuk kegiatan amal melalui Father Ray Foundation. Lembaga tersebut telah lebih dari empat dekade memberikan layanan pendidikan, perawatan, dan pendampingan bagi anak-anak kurang mampu, penyandang disabilitas, serta remaja terlantar di Thailand.

WBC menilai komitmen Fury terhadap aksi kemanusiaan menjadi salah satu alasan utama lahirnya sabuk METTA Humanitarian.

Dengan demikian, duel melawan Wach bukan hanya menentukan siapa yang membawa pulang sabuk istimewa tersebut, tetapi juga menjadi simbol bahwa olahraga mampu menjadi jembatan untuk menebarkan kepedulian, solidaritas, dan semangat kemanusiaan kepada masyarakat luas.

(Sumber: WBC)