Editor: Damar Pratama
Timnas sepak bola Inggris di Piala Dunia 2026. (Foto: AFP/FIFA)
GEBRAK.ID – Timnas Inggris akhirnya mematahkan rekor buruk yang membayangi selama enam dekade di ajang Piala Dunia. Sempat tertinggal lebih dulu, The Three Lions bangkit dan mengalahkan Republik Demokratik (RD) Kongo dengan skor 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Kemenangan di Atlanta Stadium, Rabu (1/7/2026) malam WIB, bukan hanya mengantarkan Inggris ke babak 16 besar, tetapi juga mengakhiri "kutukan" yang telah bertahan sejak final Piala Dunia 1966.
Laga berlangsung mengejutkan ketika RD Kongo langsung membuka keunggulan pada menit keenam melalui Brian Cipenga. Gol cepat tersebut membuat Inggris berada dalam tekanan sejak awal pertandingan.
Sepanjang babak pertama hingga pertengahan babak kedua, skuad asuhan Thomas Tuchel terus menggempur pertahanan lawan. Meski menciptakan lebih dari 10 peluang, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat Inggris frustrasi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-75. Sang kapten Harry Kane tampil sebagai penyelamat setelah sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada Inggris. Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Kane kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-86.
Brace yang dibukukan penyerang Bayern Munich itu memastikan Inggris menang 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Kemenangan tersebut memiliki makna historis. Sebelum laga kontra RD Kongo, Inggris selalu gagal menang setiap kali kebobolan lebih dulu di putaran final Piala Dunia sejak 1966.
Dalam rentang waktu itu, Inggris mencatatkan 17 kekalahan dan lima hasil imbang saat tertinggal lebih dahulu. Terakhir kali skuad Tiga Singa mampu membalikkan keadaan terjadi pada final Piala Dunia 1966 ketika mengalahkan Jerman Barat 4-2 di Stadion Wembley setelah sempat tertinggal lewat gol Helmut Haller pada menit ke-12.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel menilai rekor buruk tersebut sama sekali tidak memengaruhi mental para pemainnya.
"Saya tidak melihat para pemain tertekan karena rekor itu hari ini dan mudah saja melihatnya. Mudah saja publik menerima narasi seperti itu. Tapi saya tidak melihat itu sama sekali dari pemain hari ini dan itu pertanda yang sangat bagus," ujar Tuchel seperti dikutip Reuters.
Menurut Tuchel, respons para pemain setelah tertinggal menjadi bukti kematangan mental timnya. Inggris tetap sabar membangun serangan hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan pada menit-menit akhir pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Inggris melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca pada Senin (6/7/2026) pagi WIB. Laga tersebut diprediksi menjadi ujian berikutnya bagi Harry Kane dan kolega dalam upaya mengejar gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.
(Sumber: Reuters)