Jaringan 2G Resmi Disuntik Mati, HP Jadul Terancam Kehilangan Sinyal Mulai 2029

 

Virgin Media O2 akan mematikan jaringan 2G mulai 2029. Pengguna HP jadul diminta beralih ke perangkat yang mendukung 4G dan 5G. ( Foto: Wikipedia) 


Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,LONDON – Era jaringan seluler generasi kedua (2G) kian mendekati akhir. Operator telekomunikasi terbesar di Inggris, Virgin Media O2, mengumumkan akan menghentikan layanan jaringan 2G secara bertahap mulai 2029 sebagai bagian dari modernisasi infrastruktur telekomunikasi.

Keputusan tersebut menjadi kelanjutan dari program transformasi jaringan perusahaan atau Mobile Transformation Plan. Sebelumnya, Virgin Media O2 telah lebih dulu mematikan jaringan 3G pada akhir 2025 setelah melalui serangkaian uji coba dan proses migrasi pelanggan.

Perusahaan menyatakan penghentian layanan 2G akan dimulai pada awal musim panas 2029 atau sekitar Juni. Langkah tersebut diambil untuk mengalihkan seluruh pelanggan ke jaringan 4G dan 5G yang menawarkan kecepatan internet lebih tinggi, kapasitas lebih besar, efisiensi energi yang lebih baik, serta kualitas layanan yang lebih stabil.

Virgin Media O2 menjelaskan, spektrum frekuensi yang selama ini digunakan untuk jaringan 2G akan dialihkan guna memperkuat layanan 4G dan 5G yang kini menjadi tulang punggung komunikasi digital.

Selama masa transisi, operator memastikan pelanggan yang masih menggunakan perangkat lama akan mendapat pemberitahuan secara bertahap. Perusahaan juga akan memberikan pendampingan, termasuk membantu pelanggan mengganti perangkat yang belum mendukung jaringan generasi terbaru.

Pengguna HP Lama Perlu Bersiap

Meski sudah berusia lebih dari tiga dekade, jaringan 2G masih digunakan oleh sebagian kecil pelanggan, terutama pemilik ponsel fitur (feature phone), perangkat komunikasi sederhana, hingga sejumlah perangkat Internet of Things (IoT) lama.

Dengan ditutupnya jaringan tersebut, perangkat yang hanya mendukung koneksi 2G tidak lagi dapat digunakan untuk melakukan panggilan, mengirim SMS, maupun mengakses layanan seluler melalui operator tersebut.

Karena itu, pelanggan disarankan mulai memeriksa apakah perangkat yang digunakan sudah mendukung jaringan 4G dengan layanan Voice over LTE (VoLTE) atau bahkan 5G agar tetap bisa menikmati layanan komunikasi di masa mendatang.

Tren Global Penghentian Jaringan Lama

Penghapusan jaringan 2G bukan hanya terjadi di Inggris. Sejumlah operator di berbagai negara juga mulai menutup jaringan generasi lama untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum frekuensi.

Di Eropa, Amerika Serikat, Australia hingga beberapa negara Asia, operator telah lebih dahulu menghentikan jaringan 3G, sementara penutupan 2G dilakukan secara bertahap sesuai kondisi masing-masing negara.

Asosiasi industri telekomunikasi global GSMA menilai penghentian jaringan lama merupakan langkah yang lazim dilakukan operator. Spektrum yang sebelumnya digunakan untuk 2G dan 3G dapat dimanfaatkan kembali (refarming) guna meningkatkan kapasitas jaringan 4G dan 5G yang saat ini menangani mayoritas lalu lintas data seluler.

Meski demikian, proses migrasi biasanya dilakukan secara bertahap agar pelanggan, pelaku industri, hingga pengguna perangkat IoT memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian.

Dengan semakin banyaknya operator yang menghentikan layanan 2G, masa pakai ponsel jadul yang hanya mendukung jaringan tersebut diperkirakan akan semakin terbatas dalam beberapa tahun ke depan. Pengguna pun diimbau mulai mempertimbangkan migrasi ke perangkat yang kompatibel dengan teknologi seluler terbaru agar tidak kehilangan akses komunikasi saat jaringan lama resmi dipensiunkan.

( berbagai sumber)