Jelang Duel Vs Argentina di 16 Besar Piala Dunia 2026, Pelatih Mesir: Kami tak Datang untuk Takut

Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan (tengah) saat memberikan instruksi pada anak asuhnya di Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Timnas Mesir siap menghadapi tantangan terbesarnya di Piala Dunia 2026. Berjumpa juara bertahan Argentina pada babak 16 besar, Selasa (7/7/2026) malam WIB, pelatih Hossam Hassan menegaskan anak asuhnya tidak gentar meski harus berhadapan dengan Lionel Messi dan deretan pemain bintang Albiceleste.

Laga yang akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur. Di atas kertas, Argentina lebih diunggulkan berkat statusnya sebagai juara bertahan. Namun, Hossam memastikan timnya datang dengan keyakinan penuh untuk menciptakan kejutan.

Menurut Hossam, Mesir menghormati kualitas Argentina sebagai sebuah tim, tetapi tidak akan membiarkan nama besar lawan memengaruhi mental para pemainnya.

"Argentina memiliki pemain-pemain hebat. Tentu saja, mereka memiliki Messi yang legendaris, tetapi kami menghormati seluruh skuad mereka. Ini sepak bola, dan kita tidak boleh meremehkan lawan," kata Hossam Hassan, seperti dikutip dari laman FIFA.

Hossam menegaskan sejak awal persiapan, fokus tim bukan pada reputasi lawan, melainkan membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi siapa pun di turnamen terbesar dunia tersebut.

"Saya telah bekerja dengan para pemain saya dan mempersiapkan mereka tanpa memandang warna seragam lawan, atau nama mereka, dan peringkat mereka. Ini adalah Piala Dunia, kesempatan besar untuk membuktikan diri dan bahwa kami pantas berada di sini," ujarnya.

Kepercayaan diri Mesir meningkat setelah sukses melaju ke babak 16 besar melalui pertandingan dramatis melawan Australia. Mohamed Salah dan rekan-rekannya memastikan tiket ke fase gugur usai menang 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi The Pharaohs untuk menghadapi salah satu favorit juara. Hossam berharap para pemain mampu mempertahankan semangat juang yang sama ketika berhadapan dengan Argentina.

Pelatih berusia 59 tahun itu juga mengingatkan bahwa kekuatan Argentina tidak hanya bertumpu pada Lionel Messi. Menurutnya, seluruh pemain Albiceleste memiliki kualitas tinggi sehingga Mesir harus bermain disiplin dan fokus selama 90 menit atau lebih jika ingin menciptakan kejutan.

Bagi Mesir, duel melawan Argentina bukan sekadar pertandingan babak 16 besar. Laga ini juga menjadi kesempatan membuktikan bahwa keberhasilan mereka mencapai fase gugur bukanlah kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan perkembangan tim sepanjang turnamen.

Jika mampu menyingkirkan Argentina, Mesir akan mencatat salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia sekaligus membuka peluang melangkah lebih jauh di edisi 2026.

(Sumber: FIFA)