GEBRAK.ID, JAKARTA -- Nama Lamine Yamal kembali menjadi sorotan dunia setelah sukses membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Meski bukan pencetak gol kemenangan pada final melawan Argentina, pemain berusia 19 tahun itu tetap mencatatkan sejarah yang belum pernah ditorehkan pesepak bola lain.
Trofi Piala Dunia 2026 melengkapi koleksi gelar Euro 2024 yang telah lebih dulu diraihnya bersama La Furia Roja. Dengan pencapaian tersebut, Yamal menjadi remaja pertama yang mampu memenangkan dua turnamen paling bergengsi di level tim nasional.
Berikut deretan rekor dan prestasi luar biasa Lamine Yamal yang membuatnya disebut sebagai calon legenda sepak bola dunia.
1. Remaja pertama yang menjuarai Euro dan Piala Dunia
Yamal menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu menjuarai Euro dan Piala Dunia sebelum berusia 20 tahun. Ia mengangkat trofi Euro 2024 saat berusia 17 tahun, kemudian menambah gelar Piala Dunia pada usia 19 tahun.
2. Juara Piala Dunia di usia 19 tahun
Spanyol memastikan gelar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres di babak tambahan waktu. Yamal menjadi salah satu pemain muda yang berperan penting sepanjang perjalanan La Furia Roja menuju tangga juara.
3. Pemain Muda Terbaik Euro 2024
Penampilan impresif Yamal sepanjang Euro 2024 membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik turnamen. Saat itu, ia menjadi salah satu motor serangan utama Spanyol.
4. Pencetak gol termuda Spanyol di Piala Dunia
Yamal mencetak gol saat Spanyol mengalahkan Arab Saudi 4-0 di fase grup Piala Dunia 2026. Gol tersebut membuatnya menjadi pencetak gol termuda Spanyol di ajang Piala Dunia pada usia 19 tahun 343 hari.
5. Termuda sejak Pele yang mencetak gol di Piala Dunia
Gol ke gawang Arab Saudi juga membuat Yamal menjadi pemain termuda sejak Pele pada Piala Dunia 1958 yang berhasil mencetak gol di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
6. Bangkit setelah sempat diterpa cedera
Menjelang Piala Dunia 2026, Yamal sempat mengalami cedera hamstring tingkat dua saat memperkuat Barcelona pada April 2026. Berkat program pemulihan bersama tim medis Barcelona dan Timnas Spanyol, ia kembali pulih tepat waktu dan tampil maksimal di fase gugur.
7. Sudah mengoleksi enam trofi sebelum usia 20 tahun
Meski usianya belum genap 20 tahun, Yamal telah mengumpulkan enam gelar bergengsi.
Daftar trofinya:
• La Liga Spanyol 2022/2023
• Euro (Piala Eropa) 2024
• Piala Super Spanyol
• Copa del Rey
• La Liga 2025/2026
• Piala Dunia 2026
8. Pecahkan rekor-rekor Barcelona
Lulusan akademi La Masia itu juga telah mengukir sejumlah rekor bersama Barcelona.
Di antaranya:
• Starter termuda Liga Champions UEFA pada usia 16 tahun 83 hari.
• Pemain termuda tampil di El Clasico pada usia 16 tahun 107 hari.
• Pemain termuda Barcelona yang mencapai 50 penampilan resmi saat berusia 16 tahun 310 hari.
9. Rekor yang belum dicapai Messi dan Ronaldo
Seluruh pencapaian tersebut belum pernah diraih Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo ketika berada di usia yang sama. Hal itu membuat Yamal disebut sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dalam sejarah sepak bola modern.
10. Dipuji para legenda sepak bola dunia
Performa luar biasa Yamal juga menuai pujian dari banyak tokoh besar sepak bola.
Lionel Messi mengatakan, "Apa yang dilakukan dan telah dicapai Lamine sejauh ini benar-benar mengesankan."
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menilai Yamal memiliki bakat yang sangat langka. "Dia dianugerahi bakat oleh Tuhan. Para pemain hebat selalu memiliki sesuatu yang berbeda," ujarnya.
Pelatih Barcelona Hansi Flick juga tak ragu menyebut Yamal sebagai pemain spesial. "Dia adalah tipe pemain yang berbeda, seorang jenius. Dia benar-benar istimewa," kata Flick.
Pep Guardiola menilai kematangan bermain Yamal jauh melampaui usianya, sementara Cristiano Ronaldo menyebut sang pemain berkembang di lingkungan yang ideal untuk menjadi bintang dunia. Erling Haaland pun memberi komentar singkat namun penuh makna. "Pemain ini luar biasa."
Dengan sederet rekor dan prestasi yang telah diraih sebelum genap berusia 20 tahun, Lamine Yamal kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu calon ikon sepak bola dunia. Jika mampu menjaga konsistensi dan terhindar dari cedera, daftar pencapaiannya diperkirakan masih akan terus bertambah pada tahun-tahun mendatang.
(Berbagai Sumber)
