Editor: Devona R
Penyanyi Lauren Bennett yang mengunggah foto diri di Instagram. (Foto: Tangkapan layar akun Instagram @laurenbennett)
GEBRAK.ID – Dunia musik internasional kembali berduka. Penyanyi asal Inggris Lauren Bennett, yang dikenal luas lewat penampilannya dalam lagu fenomenal Party Rock Anthem bersama LMFAO dan GoonRock, meninggal dunia pada usia 37 tahun.
Kabar duka tersebut diumumkan oleh rekan-rekannya di grup vokal G.R.L., yakni Emmalyn Estrada, Natasha Slayton, dan Paula van Oppen, melalui unggahan di Instagram pada Senin (6/7/2026) waktu setempat.
"Hati kami hancur, dan kami tidak dapat mengungkapkan betapa berartinya dia bagi kami. Kami akan selalu menghargai cinta, tawa, dan kenangan tak terhitung yang telah dia berikan kepada kami," tulis mereka.
Mereka juga mengenang Bennett sebagai sosok yang membawa kebahagiaan bagi banyak orang.
"Semangatnya yang indah telah menyentuh begitu banyak kehidupan, dan dia akan sangat dirindukan dan selalu dicintai. Beristirahatlah dengan tenang, Lauren tersayang. Kau akan selalu ada di hati kami," lanjut pernyataan tersebut.
Sebelum kabar meninggalnya diumumkan secara resmi, mantan rekan Bennett di Paradiso Girls, Aria Crescendo, lebih dulu mengunggah pesan emosional bertepatan dengan ulang tahun Bennett dua pekan lalu.
Dalam unggahannya, Crescendo membagikan foto kebersamaan mereka bersama anak-anak masing-masing dan mengungkapkan harapannya agar Bennett masih bisa merayakan hari spesial itu bersamanya.
Perjalanan Karier Lauren Bennett
Lauren Bennett lahir di Inggris pada 24 Juni 1989. Namanya mulai dikenal publik setelah mengikuti ajang pencarian bakat The X-Factor Inggris pada 2006.
Karier musiknya terus berkembang hingga bergabung dengan Paradiso Girls, grup bentukan Jimmy Iovine dan Robin Antin, kreator di balik kesuksesan Pussycat Dolls.
Meski hanya bertahan singkat, Paradiso Girls sempat merilis lagu Patron Tequila pada 2009 sebelum akhirnya bubar setahun kemudian.
Popularitas Bennett melesat pada 2011 ketika ia menjadi vokalis tamu dalam lagu Party Rock Anthem milik LMFAO dan GoonRock.
Lagu tersebut menjadi salah satu hit terbesar dekade itu dengan pencapaian:
* Menduduki posisi pertama Billboard Hot 100.
* Bertahan selama enam pekan di puncak tangga lagu Amerika Serikat.
* Menjadi lagu yang diputar miliaran kali di berbagai platform musik digital hingga saat ini.
Bergabung Bersama G.R.L.
Pada 2012, Bennett kembali aktif di industri musik dengan bergabung bersama grup vokal perempuan G.R.L. yang beranggotakan Simone Battle, Natasha Slayton, Paula van Oppen, dan Emmalyn Estrada.
Salah satu karya paling sukses mereka adalah Wild Wild Love, hasil kolaborasi dengan rapper Pitbull yang berhasil masuk Billboard Hot 100 pada 2014.
Namun perjalanan G.R.L. diuji setelah Simone Battle meninggal dunia pada tahun yang sama. Grup tersebut akhirnya bubar pada 2015 sebelum beberapa anggotanya kembali membentuk trio pada 2016.
Bersama formasi baru, Bennett merilis sejumlah lagu, di antaranya:
* Vacation
* Ugly Heart
* Lighthouse, lagu yang dipersembahkan untuk mengenang Simone Battle.
Warisan Musik yang Tetap Dikenang
Meski telah berpulang, Lauren Bennett meninggalkan jejak penting di industri musik pop internasional. Suaranya dalam Party Rock Anthem menjadi bagian dari salah satu lagu paling ikonik sepanjang era 2010-an.
Hingga kini, Party Rock Anthem masih dikenang sebagai lagu yang mendominasi tangga lagu dunia dan menjadi soundtrack berbagai perayaan, pesta, hingga ajang olahraga internasional.
Penyebab meninggalnya Lauren Bennett hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh pihak keluarga maupun manajemen.
(Sumber: Deadline)