Menlu Sugiono Temui Menlu Iran di Mashhad, Perkuat Kerja Sama Bilateral dan Bahas Situasi Global

 

Menteri Luar Negeri RI Sugiono bertemu Menlu Iran Abbas Araghchi di Mashhad. Pertemuan perkuat hubungan bilateral dan bahas situasi regional global. ( Foto: tangkapan layar youtube) 

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID,Mashhad – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araghchi, di Mashhad, Iran, pada Jumat (10/7) waktu setempat. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela rangkaian acara pemakaman dan penghormatan terakhir bagi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. 

Delegasi Indonesia yang turut hadir dalam acara tersebut dipimpin oleh Menlu Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang bertindak sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto. Rombongan juga melibatkan para pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia, yaitu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A. Mughni. Keikutsertaan para tokoh ini dinilai mencerminkan misi perdamaian dan solidaritas, serta penghormatan mendalam dari seluruh elemen bangsa Indonesia kepada masyarakat Iran. 

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua menteri luar negeri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat hubungan Indonesia-Iran. Penguatan ini diwujudkan melalui peningkatan kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang prioritas . Menlu Sugiono juga mendorong optimalisasi mekanisme bilateral yang telah ada untuk memajukan implementasi berbagai kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. 

Selain membahas hubungan bilateral, kedua menteri bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global. Mereka menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan hukum internasional. 

"Kami juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global, serta menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan hukum internasional," tulis Menlu Sugiono dalam unggahan di akun media sosial resminya. 

Pertemuan ini menjadi sorotan, mengingat Indonesia menjadi salah satu negara yang mengirimkan delegasi resmi untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Bahkan, delegasi Indonesia diklaim sebagai delegasi resmi pertama yang memberikan penghormatan di makam almarhum di Kompleks Makam Imam Reza, Mashhad. 

Selain bertemu dengan Menlu Iran, delegasi RI juga melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat diplomasi parlemen dan mempererat hubungan antar masyarakat sebagai fondasi penting bagi kemitraan Indonesia-Iran. 

Keberangkatan delegasi Indonesia ini merupakan respons atas undangan resmi dari Pemerintah Iran. Kunjungan ini tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral di tengah dinamika geopolitik kawasan yang semakin kompleks. Hal ini sekaligus menegaskan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam membangun kemitraan dengan seluruh negara serta mendorong perdamaian dan stabilitas internasional. 

( berbagai sumber)