Ojol Tewas Diduga Terserempet Truk di Kemanggisan Utama Raya Slipi, Sopir Ungkap Kronologi Kecelakaan

Seorang pengemudi ojek online tewas usai terserempet sebuah truk di Jalan Kemanggisan Utama Raya Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (21/7/2026). (Foto: Antara)
Editor: Saeful Imam

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kemanggisan Utama Raya, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (21/7/2026). Seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia setelah diduga terserempet sebuah truk saat melintas di kawasan tersebut.

Peristiwa nahas itu sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Sejumlah pengemudi ojol juga berdatangan ke lokasi untuk mengetahui kondisi korban dan menyaksikan proses penanganan oleh petugas.

Jenazah korban baru berhasil dievakuasi menggunakan ambulans sekitar pukul 11.40 WIB. Polisi kemudian mengamankan sepeda motor listrik milik korban bernomor polisi B 4420 SVR serta truk bernomor polisi B 9655 BYU yang diduga terlibat dalam kecelakaan.

Sopir truk bernama Slamet menjelaskan, sebelum kejadian dirinya sedang mengemudikan kendaraan dari arah Kemanggisan menuju Tanah Abang. Menurut dia, saat mendekati lokasi kejadian, truk yang dikendarainya bergerak perlahan untuk berpindah dari lajur kanan ke lajur kiri.

Namun, di saat bersamaan, pengendara ojol diduga mencoba menyalip dari sisi kiri truk hingga akhirnya terjadi benturan pada bagian belakang kendaraan besar tersebut.

"Aku udah kiri pelan-pelan mau jalur kiri. Tapi Gojek-nya itu langsung nyalip sebelah kiri," ujar Slamet kepada wartawan di lokasi kejadian.

Slamet mengatakan truk yang dikemudikannya dalam kondisi kosong tanpa membawa muatan. Ia juga menyatakan siap mengikuti seluruh proses hukum yang dilakukan aparat kepolisian. "Yang penting saya tanggung jawab," katanya.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas juga telah mengevakuasi truk dari lokasi guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah proses evakuasi kendaraan dan jenazah selesai dilakukan, arus lalu lintas di Jalan Kemanggisan Utama Raya berangsur kembali normal.

Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor agar selalu berhati-hati saat berada di dekat kendaraan besar. Pengendara juga diminta menghindari menyalip dari sisi kiri karena dapat menimbulkan titik buta (blind spot) yang berisiko memicu kecelakaan.

(Sumber: Antara)