GEBRAK.ID – Senator senior Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Lindsey Graham, meninggal dunia pada usia 71 tahun setelah mengalami sakit mendadak. Kabar duka tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi dari kantor Graham pada Minggu (12/7/2026) waktu setempat.
Dalam pernyataan itu, keluarga meminta doa sekaligus menghormati privasi mereka di tengah masa berkabung.
"Pada Sabtu malam, 11 Juli, Senator Amerika Serikat Lindsey Graham meninggal dunia akibat sakit yang singkat dan mendadak. Keluarga Senator Graham menghargai semua doa yang diberikan dan memohon privasi mereka dihormati pada masa yang sangat sulit ini," demikian isi pernyataan kantornya.
Sekutu Setia Donald Trump
Lindsey Graham dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Partai Republik sekaligus sekutu dekat Presiden AS Donald Trump.
Meski sempat menjadi pengkritik Trump pada awal pemilihan presiden 2016, hubungan keduanya berubah menjadi sangat erat dalam beberapa tahun terakhir. Graham bahkan kerap menjadi penasihat Presiden AS dalam berbagai isu kebijakan luar negeri dan pertahanan.
Politikus asal South Carolina itu pertama kali terpilih menjadi anggota DPR Amerika Serikat pada 1994 sebelum memenangkan kursi Senat pada 2002. Ia kemudian kembali terpilih pada 2008, 2014, dan 2020.
Sebelum meninggal, Graham disebut tengah mempersiapkan pencalonannya untuk masa jabatan kelima pada pemilu sela yang akan digelar November 2026.
Aktif di Isu Pertahanan dan Politik Luar Negeri
Selama berkarier di Senat, Graham dikenal sebagai politikus yang vokal dalam isu keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
Graham merupakan pendukung kuat bantuan militer untuk Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia serta secara konsisten memberikan dukungan terhadap Israel di tengah konflik di Timur Tengah. Sikapnya yang tegas membuatnya dikenal sebagai salah satu "hawk" atau politikus berhaluan keras dalam urusan pertahanan dan keamanan.
Bahkan, sehari sebelum wafat, Graham masih menjalankan aktivitas politik dengan mengunjungi Kyiv, Ukraina, untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelenskyy.
Penyebab Kematian Belum Dirinci
Hingga saat ini, kantor Lindsey Graham belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab pasti sakit yang merenggut nyawanya.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan politik Amerika Serikat. Presiden Donald Trump turut memberikan penghormatan dengan menyebut Graham sebagai patriot sejati dan salah satu senator terbaik yang pernah dikenalnya.
Kepergian Lindsey Graham menandai berakhirnya lebih dari tiga dekade kiprahnya di Kongres Amerika Serikat. Sosoknya akan dikenang sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam politik Partai Republik, khususnya di bidang kebijakan luar negeri dan pertahanan.
(Sumber: Anadolu)
