Tak Gentar Hadapi Brasil, Pelatih Norwegia Stale Solbakken: Kami Datang Bukan Sekadar Jadi Pelengkap

Para pemain Timnas Norwegia saat merayakan keberhasilan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, NEW YORK – Timnas Norwegia menolak datang dengan mental sebagai tim yang lebih lemah saat menghadapi Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Stale Solbakken menegaskan anak asuhnya tidak boleh terintimidasi oleh reputasi lima kali juara dunia tersebut dan harus tampil percaya diri untuk menciptakan kejutan.

Pertandingan Norwegia kontra Brasil akan berlangsung di Stadion New York, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026). Laga ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di babak gugur karena mempertemukan tim yang sedang menanjak dengan salah satu favorit juara.

Solbakken mengingatkan para pemainnya agar fokus pada permainan di lapangan, bukan pada nama besar lawan maupun besarnya panggung Piala Dunia.

"Kami harus memainkan pertandingan, bukan situasinya. Kami harus memastikan bahwa kami tidak bermain karena besarnya momen ini, tetapi hanya fokus memainkan pertandingan," kata Solbakken, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Minggu (5/7/2026).

Modal Positif Norwegia

Norwegia melangkah ke babak 16 besar dengan performa yang cukup meyakinkan. Dari empat pertandingan yang telah dijalani di Piala Dunia 2026, tim berjuluk The Lions itu berhasil meraih tiga kemenangan.

Kepercayaan diri skuad Viking juga meningkat berkat ketajaman Erling Haaland. Striker andalan tersebut telah mengoleksi lima gol dan menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas pada turnamen kali ini.

Meski mengakui Brasil tetap memiliki kualitas yang luar biasa, Solbakken menilai jarak kekuatan kedua tim tidak sejauh beberapa tahun lalu.

"Saya tidak berpikir mereka adalah favorit yang sangat jauh seperti mungkin beberapa tahun lalu. Kami telah menjalani periode yang sangat baik dalam waktu yang lama, memiliki kepercayaan diri tinggi, dan gaya bermain yang bagus saat menguasai bola," ujarnya.

Pelatih berusia 58 tahun itu menilai peluang Norwegia tetap terbuka selama timnya mampu mempertahankan performa terbaik sepanjang pertandingan.

"Yang terpenting adalah kami mampu menyulitkan Brasil bila bermain sesuai kemampuan terbaik. Namun, kami harus benar-benar tampil pada level tertinggi. Bila tidak, kami tidak akan memiliki peluang," tegas Solbakken.

Waspadai Vinicius Junior

Selain mempersiapkan strategi menyerang, Solbakken juga memberi perhatian khusus terhadap ancaman Vinicius Junior yang menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini depan Brasil.

Menurutnya, menghentikan pergerakan pemain sayap tersebut tidak cukup hanya mengandalkan bek kiri atau bek kanan, tetapi membutuhkan koordinasi seluruh pemain saat bertahan.

"Kami berharap sistem pertahanan zona kami bisa memberikan dukungan kepada siapa pun yang bermain di lini belakang," jelas Solbakken.

Pendekatan kolektif dinilai menjadi solusi terbaik mengingat Brasil memiliki banyak pemain dengan kemampuan individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.

Haaland Jadi Andalan

Di sisi lain, Solbakken memastikan Norwegia tidak akan hanya bertahan sepanjang pertandingan. Ia ingin timnya tetap berani menyerang dengan memaksimalkan ketajaman Erling Haaland di lini depan.

Menurutnya, bertahan memang akan menjadi bagian penting saat menghadapi Brasil. Namun, Norwegia juga harus mampu memanfaatkan setiap peluang yang muncul.

"Selama 90 atau bahkan 120 menit, kami memang harus bertahan dalam periode tertentu, dan pada saat itulah kami harus tampil sebaik mungkin," tegas Solbakken.

Rekor Pertemuan Beri Optimisme

Menariknya, catatan sejarah sedikit berpihak kepada Norwegia. Dalam empat pertemuan sebelumnya melawan Brasil, tim asal Skandinavia itu belum pernah menelan kekalahan.

Meski demikian, Solbakken tidak ingin anak asuhnya terlena oleh statistik masa lalu. Menurutnya, rekor tersebut tidak akan berarti apabila Norwegia gagal menunjukkan performa terbaik saat pertandingan berlangsung.

Dengan modal kepercayaan diri tinggi, permainan kolektif yang solid, serta ketajaman Haaland di lini depan, Norwegia berharap mampu kembali membuat kejutan dan menghentikan langkah Brasil dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.

(Sumber: FIFA)