Aldila Sutjiadi dan Erin Terhenti di Babak 16 Besar WTA 1000 Toronto, Gagal Lanjutkan Kejutan

Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe terhenti di 16 besar WTA 1000 Toronto setelah kalah dari Olivia Nicholls/Tereza Mihalikova.

Langkah petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama Erin Routliffe dari Selandia Baru di turnamen WTA 1000 National Bank Open 2026 harus terhenti di babak 16 besar.

Langkah petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama Erin Routliffe dari Selandia Baru di turnamen WTA 1000 National Bank Open 2026 harus terhenti di babak 16 besar. (Foto: WTA)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA — Langkah petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama Erin Routliffe dari Selandia Baru di turnamen WTA 1000 National Bank Open 2026 harus terhenti di babak 16 besar. Aldila/Routliffe kalah dari pasangan Inggris-Slovakia Olivia Nicholls/Tereza Mihalikova dalam laga yang berlangsung di Toronto, Kanada, Senin (10/8/2026) WIB.

Pasangan Indonesia-Selandia Baru tersebut menyerah dalam dua set langsung dengan skor 3-6, 5-7. Pertandingan berlangsung selama satu jam 43 menit.

Aldila/Routliffe sebenarnya mampu memberikan perlawanan ketat, terutama pada set kedua. Namun, peluang yang mereka dapatkan tidak mampu dimaksimalkan untuk membalikkan keadaan.

Pada set pertama, Aldila/Routliffe langsung kehilangan servis pada gim kedua. Situasi tersebut kembali terjadi pada gim keenam sehingga Nicholls/Mihalikova mampu menjaga jarak dan akhirnya mengamankan set pertama dengan skor 6-3.

Pertandingan berjalan lebih sengit pada set kedua. Kedua pasangan mampu mempertahankan servis masing-masing hingga kedudukan 3-3. Nicholls/Mihalikova kemudian kembali mendapatkan peluang dan mematahkan servis Aldila/Routliffe untuk mengubah skor menjadi 5-3.

Aldila dan Routliffe belum menyerah. Mereka berhasil merebut dua gim secara beruntun sehingga kedudukan kembali imbang 5-5.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Nicholls/Mihalikova kembali menemukan permainan terbaiknya dan mengamankan dua gim berikutnya untuk menutup set kedua 7-5 sekaligus memastikan tiket ke perempat final.

Peluang Break Point Jadi Pembeda

Statistik pertandingan menunjukkan salah satu faktor yang membuat Aldila/Routliffe gagal melanjutkan pertandingan adalah efektivitas dalam memanfaatkan peluang break point.

Aldila/Routliffe hanya mampu mengonversi satu dari 10 peluang break point yang mereka dapatkan. Sebaliknya, Nicholls/Mihalikova berhasil memanfaatkan empat dari delapan kesempatan break point.

Dari sektor servis, kedua pasangan sama-sama menghasilkan dua ace. Namun, Aldila/Routliffe mencatatkan sembilan kesalahan ganda, sedangkan Nicholls/Mihalikova hanya melakukan tiga kesalahan ganda.

Dalam perolehan poin secara keseluruhan, Aldila/Routliffe mengumpulkan 61 poin dari 126 poin yang dimainkan. Nicholls/Mihalikova unggul dengan 65 poin.

Sempat Singkirkan Juara Wimbledon

Kekalahan di babak 16 besar mengakhiri perjalanan Aldila/Routliffe setelah sebelumnya membuat kejutan pada laga pembuka Toronto.

Pada babak pertama, mereka berhasil menyingkirkan pasangan unggulan keempat sekaligus juara Wimbledon 2026, Kristina Mladenovic/Hanyu Guo.

Aldila/Routliffe harus bekerja keras sebelum mengamankan kemenangan dengan skor 6-3, 6-7(4), 10-5 dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam tiga menit.

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Aldila dan Routliffe setelah keduanya datang ke Toronto dengan membawa gelar WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington.

Meski langkah mereka di Toronto akhirnya terhenti, perjalanan Aldila di rangkaian turnamen lapangan keras Amerika Utara tetap memberikan tambahan pengalaman dan momentum menjelang target besar berikutnya pada musim 2026.

(Sumber: WTA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *