Eks Klub Zidane, Bordeaux Terancam Bangkrut Setelah Terdegradasi ke Kasta Keenam Liga Prancis

bordeaux

Girondins de Bordeaux, salah satu klub besar dalam sejarah sepak bola Prancis, menghadapi ancaman serius setelah terus terpuruk akibat persoalan finansial. (Foto: humanite.fr)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, BORDEAUX — Girondins de Bordeaux, salah satu klub besar dalam sejarah sepak bola Prancis, menghadapi ancaman serius setelah terus terpuruk akibat persoalan finansial.

Kondisi tersebut semakin buruk setelah Komite Olimpiade dan Olahraga Nasional Prancis (CNOSF) menolak banding Bordeaux terkait keputusan yang membuat mereka tersingkir dari kompetisi liga nasional.

Menurut laporan AFP, Sabtu (15/8/2026), keputusan tersebut disampaikan kepada klub pada Jumat (14/8/2026). Wakil Presiden Bordeaux Arnaud De Carli mengonfirmasi bahwa CNOSF menolak permohonan mereka untuk kembali tampil di kasta keempat musim depan.

Penolakan itu membuat Bordeaux harus menerima konsekuensi lebih berat. Klub berjuluk Les Girondins tersebut kini terdegradasi hingga kasta keenam sepak bola Prancis.

Bordeaux sebenarnya masih memiliki waktu 15 hari untuk mengajukan banding. Namun, situasi menjadi semakin pelik karena kompetisi kasta keempat Prancis dijadwalkan mulai bergulir pada 22 Agustus 2026.

Masalah utama Bordeaux berkaitan dengan kondisi keuangan klub. Mereka gagal menyediakan dana 10 juta euro atau sekitar Rp192 miliar untuk kebutuhan finansial musim 2025/2026, sekaligus membiayai operasional musim 2026/2027 dan memenuhi kewajiban pembayaran utang.

Krisis tersebut menambah panjang masalah yang telah membelit Bordeaux selama beberapa tahun terakhir. Ancaman likuidasi melalui proses hukum pun kini semakin nyata jika klub tidak mampu menemukan jalan keluar dari persoalan finansial tersebut.

Bordeaux bukan klub sembarangan dalam sejarah sepak bola Prancis. Mereka pernah menjadi salah satu kekuatan utama di Ligue 1 dan telah meraih enam gelar juara Liga Prancis.

Nama besar Bordeaux juga tidak lepas dari sejumlah pemain top yang pernah mengenakan seragam klub tersebut. Salah satunya adalah Zinedine Zidane.

Legenda sepak bola Prancis itu memperkuat Bordeaux pada periode 1992 hingga 1996. Bersama klub tersebut, Zidane mulai membangun reputasi sebelum kemudian melanjutkan karier gemilangnya di level klub maupun tim nasional.

Kini, klub yang pernah menjadi panggung awal perjalanan Zidane tersebut justru berada dalam situasi yang jauh berbeda. Bordeaux harus menghadapi ancaman kehilangan status sebagai klub profesional jika persoalan finansial dan hukumnya tidak segera terselesaikan.

Penolakan CNOSF menjadi pukulan terbaru bagi Bordeaux. Dengan waktu yang semakin terbatas dan kewajiban finansial yang besar, klub harus bergerak cepat untuk mempertahankan masa depannya di kompetisi sepak bola Prancis.

(Berbagai Sumber)