GEBRAK.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang komunikasi publik. Pada ajang Media Relations Awards (MRA) SPS 2026, Kemendikdasmen berhasil membawa pulang empat penghargaan sebagai pengakuan atas konsistensinya membangun hubungan yang profesional dan kredibel dengan media.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam ajang Media Relations Awards SPS 2026 yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Jakarta, Jumat (31/7/2026). Kemendikdasmen meraih Gold Winner untuk kategori Press Release Terbaik, sementara Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Ditjen PMPK) menyabet dua Gold Winner pada kategori Press Release serta satu Silver Winner pada kategori Press Conference.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada SPS atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen kementerian dalam menghadirkan komunikasi publik yang profesional, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.
"Kemendikdasmen sangat bersyukur atas raihan penghargaan ini. Terima kasih kepada SPS yang telah mempercayakan penghargaan ini kepada kami dan telah menjadi mitra kami dalam mendukung publikasi kebijakan pendidikan dasar dan menengah," ujar Suharti dalam siaran pers Kemendikdasmen yang diterima pada Minggu (2/8/2026).
Suharti menegaskan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kemendikdasmen untuk terus meningkatkan kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat. "Semoga penghargaan ini dapat memacu semangat kami untuk meningkatkan produktivitas pemberitaan kementerian secara cepat, tepat, dan akurat di masa depan," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, yang hadir menerima penghargaan secara langsung mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh tim dalam membangun komunikasi publik yang berdampak.
"Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim yang selama ini telah berupaya membangun kepercayaan publik melalui berbagai materi publikasi yang berdampak," kata Tatang.
Menurut Tatang, Ditjen Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus secara konsisten menghadirkan berbagai produk komunikasi yang mengangkat praktik baik pendidikan, kisah inspiratif, inovasi pembelajaran, hingga berbagai informasi mengenai kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.
Tatang menambahkan, komunikasi publik tidak hanya bertujuan menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan masyarakat memahami manfaat setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah.
"Komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pemerintah dapat dipahami, dirasakan manfaatnya, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," ujar Tatang.
Media Relations Awards merupakan ajang apresiasi tahunan yang digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) bagi korporasi, lembaga, maupun institusi yang dinilai berhasil membangun praktik media relations secara profesional, terbuka, dan berintegritas.
Ketua Umum SPS Pusat, Januar P. Ruswita, mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Di tengah perubahan tersebut, hubungan yang sehat antara media dan berbagai institusi menjadi semakin penting.
"Hubungan yang sehat antara media dan korporasi maupun institusi akan mendorong peningkatan transparansi dan kemudahan akses informasi. Di sisi lain, kekuatan dan kredibilitas media sebagai sebuah brand menjadi hal terpenting dalam menjaga kepercayaan publik," ujar Januar.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto. Ia menilai Media Relations Awards menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara media dan berbagai institusi dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.
"Pers itu mahkotanya kepercayaan. Trust dibentuk dari sesuatu yang dilakukan secara profesional," tegas Totok.
Raihan empat penghargaan pada Media Relations Awards SPS 2026 semakin memperkuat komitmen Kemendikdasmen untuk menghadirkan komunikasi publik yang transparan, cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Ke depan, kementerian akan terus mempererat kemitraan dengan media sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan informasi publik sekaligus mendukung penyebarluasan berbagai kebijakan pendidikan di Indonesia.
(Sumber: Kemendikdasmen)
